Faculty of Public Health

Faculty of Public Health - Malahayati University
Your Public Health Change Agent
Akreditasi "B"

Senin, 22 April 2013

DETERMINAN PERILAKU - L. GREEN



Menurut teori Green, bahwa factor perilaku ditentukan oleh 3 faktor.
Pertama, factor predisposisi (pre disposing factor), yaitu factor yang mempermudah atau mempredisposisi terjadinya perilaku seseorang, antara lain: pengetahuan, sikap, keyakinan, kepercayaan, nilai-nilai, tradisi, dsb.
Contoh: seorang ibu mau membawa anaknya ke posyandu untuk dilakukan penimbangan agar mengetahui pertumbuhannya. Tanpa adanya pengetahuan, ibu tersebut mungkin tidak akan membawa anaknya ke posyandu.
Kedua, factor pemungkin (enabling factor), yaitu factor yang memungkinkan atau yang menfasilitasi perilaku atau tindakan, antara lain: prasarana, sarana, ketersediaan sdm. Contoh konkritnya, ketersediaan puskesmas, ketersediaan tong sampah, adanya tempat olah raga, dsb.
Untuk contoh factor enabling, silahkan mahasiswa membuat contoh di dalam kolom komentar.

Ketiga, factor penguat (reinforcing factor), yaitu factor yang mendorong atau memperkuat terjadinya perilaku, antara lain: sikap petugas kesehatan, sikap tokoh masyarakat, dukungan suami, dukungan keluarga, tokoh adat, dsb
Untuk contoh factor reinforcing, silahkan mahasiswa membuat contoh di dalam kolom komentar
Tidak mudah kita melakukan promosi kesehatan kepada policy maker, kepada lintas program atau lintas sektoral begitu juga kepada masyarakat. Bagaimana melakukan promosi kesehatan kepada setiap level masyarakat perlu melakukan strategi. Untuk lebih memahami strategi prmosi kesehatan, silahkan KLIK DI SINI

36 komentar:

  1. Contoh faktor enabling : tersedianya RS rujukan, tersedianya tenaga para medis dan medis sampai ke pelosok pelosok, tersedianya tempat tempat konsultasi kesehatan/ klinik kesehatan,dll
    Contoh faktor penguat ( reinforcing factor ) : petugas kesehatan yang memberi contoh untuk tidak merokok, kepala desa yang selalu turut serta aktif dalam kegiatan di desanya, misalnya gotong royong membersihkan lingkungannya

    BalasHapus
  2. contoh
    • Faktor-faktor pendukung (enabling factors), yang terwujud dalam lingkungan fisik, tersedia atau tidak tersedianya fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana kesehatan, misalnya poskesdes, obat-obatan, alat-alat kontrasepsi, jamban, dll


    Faktor-faktor pendorong (reinforcing factors)yaitu factor yang mendorong atau memperkuat terjadinya perilaku, antara lain: sikap petugas kesehatan, sikap tokoh masyarakat, dukungan suami, dukungan keluarga, tokoh adat.
    contoh : tokoh agama yang tidak merokok, guru atau dosen yang menjaga kebersihan.

    BalasHapus
  3. Contoh faktor reinforcing yaitu sikap petugas kesehatan, misalnya sikap petugas kesehatan yang ramah membuat pasien merasa nyaman.

    BalasHapus
  4. contoh faktor enabling : ketersediaannya puskesmas terapung untuk tempat - tempat yang susah dijangkau angkutan darat atau di pulau - pulau.

    Contoh faktor reinforcing :
    Sikap petugas kebersihan yang melarang masyarakat membuang sampah sembarangan seharusnya petugas memberi contoh tidak membuang sampah sembarangan

    BalasHapus
  5. enabling factors : terwujud dalam lingkungan fisik, tersedia atau tidak tersedianya fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana kesehatan ex: poskesdes, poskesdes, pusling, dll

    reinforcing factors : sikap petugas kesehatan, misalnya sikap petugas kesehatan yang ramah membuat pasien merasa nyaman.

    BalasHapus
  6. contoh faktor pendukung ( enabling factors) ketersedian puskesmas tidak sebatas kuratif saja yaitu bisa kegiatan promotif,preventif dan rehabilitatifnya.
    contoh faktor pendorong ( reinforcing factors) petugas kesehatan mendorong seorang ibu untuk asi ekslusif.

    BalasHapus
  7. Contoh faktro-faktor pendukung (Enabling factors), yang terwujud dalam fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana, alat-alat kontrasepsi, jamban, dan sebagainya.

    Contoh faktro-faktor pendorong (renforcing factors) yang terwujud dalam sikap dan erilaku petugas kesehatan atau petugas lain, yang merupakan kelompok referensi dari perilaku masyarakat.

    BalasHapus
  8. reinforcing factors adalah faktor-faktor yang mendorong dan memperkuat terjadinya perilaku contohnya adalah memberikan penyuluhan 3M kepada masyarakat sehingga masyarakat menerapkannya dirumah.

    BalasHapus
  9. Contoh enabling factor: Untuk daerah yang sulit di jangkau oleh angkutan darat misalnya di daerah kepulauan adanya fasilitas kesehatan berupa Rumah Sakit Terapung.

    Contoh reinforcing factor: Quick Respon petugas kesehatan terhadap masalah-masalah kesehatan, misalnya Wabah DBD.

    BalasHapus
  10. 1.contoh faktor pmungkin ( enabling factor ),adanya ambulan puskesmas keliling,yang bertujuan utnuk mndekatkan jangkauan playanan kesehatan kepada masyarakat di darah yang sulit terjangkau fasilitas kesehatan.
    2.Contoh faktor penguat ( reinforcing factor ),sikap petugas yang ramah dalam memberikan palayanan kesehatan,akn memberikan rasa nyaman dan tenang pada pasien.

    BalasHapus
  11. contoh faktor enabling factors: ibu hamil yang tahu dan sadar manfaat pemeriksaan hamil harus mendaptkan tempat pemeriksaan
    contoh faktor rencorcing factors:peratur yang mengharuskan ibu hamilmelakukan pemeriksaan, acuan toma dan toga

    BalasHapus
  12. Contoh faktor enabling : tersedianya tempat sampah di RS, tersedianya tenaga para medis dan medis sampai ke pelosok pelosok seperti poskesdes,dll

    Contoh faktor penguat ( reinforcing factor ) : petugas kesehatan yang memberi contoh untuk tidak merokok dan membuang sampah pada tempatnya, kepala desa yang selalu turut serta aktif dalam kegiatan di desanya, misalnya melaksanakan gotong royong bersama warga.

    BalasHapus
  13. Enabling factor: ketrsediaan fasilitas yang menunjang aspek kesehatan masyarakat luas (bidan desa, MCK umum, dll).

    Reinforcing factors: Dorongan dan contoh agar suatu kelompok dapat meniru, disini dalam konteks kesehatan (seorang petugas kesehatan yang tidak merokok dan menerapkan PHBS, dll).

    BalasHapus
  14. 1. Enabling factors : terwujud sarana dan prasarana fisik, tersedia tersedianya fasilitas-fasilitas kesehatan yang memadai misal obat-obatan, pustu,puskeskel, poskesdes, pusling, dll

    2. Reinforcing factors : sikap atau prilaku petugas kesehatan, misalnnya petugas ramah dalam melayani pasien ramah serta bisa dan mampu melakukan pelayanan keshatan dengan baik.

    BalasHapus
  15. Contoh faktor enabling : tersedianya tempat sampah di RS, tersedianya tenaga para medis dan medis sampai ke pelosok pelosok seperti poskesdes,dll

    Reinforcing factors: Dorongan dan contoh agar suatu kelompok dapat meniru, disini dalam konteks kesehatan (seorang petugas kesehatan yang tidak merokok dan menerapkan PHBS, dll).

    BalasHapus
  16. Faktor enabling contohnya: Faktor pendukung prilaku adalah fasilitas sarana, dan prasarana yang mendukung atau memfasilitasi terjadinya prilaku seseorang atau masyarakat, contoh : agar seseorang atau masyarakat buang air besar di jamban, maka harus tersedia jamban atau mempunyai uang untuk membangun jamban sendiri
    Faktor Reinforcing yaitu: Pengetahuan, sikap dan fasilitas yang tersedia belum menjamin terjadinya prilaku seseorang atau masyrakat

    BalasHapus
  17. 1. Enabling Factor, misalnya terwujudnya ketersediaan pelayanan masyarakat pada saat dibutuhkan seperti tersedianya surat rujukan ke RS Rujukan bagi yang membutuhkannya, tersedianya medis para medis yang ramah dan memasyarakat sampai kepelosok negeri dll
    2. Reinforsing factor, sikap petugas kesehatan yang ramah dalam memberikan pelayanan baik promotif, preventif maupun kuratif sehingga masyarakat tidak segan ke fasilitas kesehatan. seperti dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat kita memakai bahasa yang mudah dimengerti.

    BalasHapus
  18. 1.Contoh enabling factor: Untuk daerah yang sulit di jangkau oleh angkutan darat misalnya di daerah kepulauan adanya fasilitas kesehatan berupa Rumah Sakit Terapung.

    2.Reinforsing factor, sikap petugas kesehatan yang ramah dalam memberikan pelayanan baik promotif, preventif maupun kuratif sehingga masyarakat tidak segan ke fasilitas kesehatan.

    BalasHapus
  19. Enabling factor: Ketersediaan fasilitas cuci tangan di setiap rumah makan
    Reinforsing factor: Orang tua yang selalu mengajarkan anaknya cuci tangan sebelum makan dengan cara mencontohkannya

    BalasHapus
  20. Contoh faktor-faktor pendukung (Enabling factors), yang terwujud dalam fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana, alat-alat kontrasepsi, jamban, dan lain-lain.

    Contoh faktor-faktor pendorong (renforcing factors) yang terwujud dalam sikap dan perilaku petugas kesehatan atau petugas lain, yang merupakan kelompok referensi dari perilaku masyarakat.

    BalasHapus
  21. b. faktor pemungkin (enabling factors)
    Contohnya : untuk terjadinya perilaku ibu periksa hamil, maka diperlukan bidan atau dokter, fasilitas periksa hamil seperti puskesmas, rumah sakit, klinik, posyandu,dan sebagainya. agar seseorang atau masyarakat buang air besar di jamban, maka harus tersedia jamban, atau mempunyai uang untuk membangun jamban sendiri.

    c. faktor penguat (reinforcing factors)
    Pengetahuan, sikap dan fasilitas yang tersedia kadang-kadang belum menjamin terjadinya perilaku seseorang atau masyarakat. Sering terjadi, bahwa masyarakat sudah tahu manfaat keluarga berencana (KB) dan juga telah tersedia di lingkungannya fasilitas pelayanan KB, tetapi mereka belum ikut KB karena alasan yang sederhana, yakni bahwa Toma (tokoh masyarakat) yang dihormatinya tidak atau belum mengikuti KB. Dari contoh diatas telah terlihat jelas bahwa Toma (tokoh masyarakat) merupakan faktor penguat (Reinforcing factors) bagi terjadinya perilaku seseorang atau masyarakat.

    BalasHapus
  22. 1. Enabling Factor, contohnya, : Tersedianya atau pemerataan tenaga kesehatan sampai ke seluruh pelosok desa,Fasilitas kesehatan yang mudah dicapai masyarakat, Biaya pemeliharaan kesehatan (Biaya RS, Biaya Obat,dll) yang terjangkau oleh masyarakat, Banyak tempat-tempat cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir,Banyak tersedia WC Umum bersih, banyak tempat-tempat umum(mal,pasar) yang menyediakan pojok ASI dan ruangan khusus merokok.

    2.Reinforcing Factor, contohnya : Contoh perilaku hidup sehat oleh tenaga kesehatan dan tokoh-tokoh masyarakat, seperti untuk tidak merokok, mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan sesudah buang hajat, ASI eksklusif, menjaga kebersihan di lingkungan sarana kesehatan atau rumah sendiri, dll

    BalasHapus
  23. Enabling Factor: Ketersedian Posyandu, Ruangan menyusui

    Reinforsing Factor : Tersedianya kader-kader yang terlatih, dukungan dari lintas sekter dan program

    BalasHapus
  24. factor pemungkin (enabling factor), yaitu factor yang memungkinkan atau yang menfasilitasi perilaku atau tindakan, contohnya adanya Tempat cuci tangan difasilitas umum.

    factor penguat (reinforcing factor), yaitu factor yang mendorong atau memperkuat terjadinya perilaku, larangan merokok ditempat umum di jakarta bagi yg melanggar dikenai denda, dan ada petugas yg selalu mengawasi.

    BalasHapus
  25. 1. Faktor-faktor pendukung (enabling factors), yang terwujud dalam lingkungan fisik, tersedia atau tidak tersedianya fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana kesehatan
    2.faktor-faktor pendorong (renforcing factors) yang terwujud dalam sikap dan perilaku petugas kesehatan atau petugas lain

    BalasHapus
  26. 1.Enabling factor contohnya agar tercapainya persalinan tenaga kesehatan 100% maka harus adanya pemerataan penempatan tenaga kesehatan sampai di pelosok daerah untuk menghindari persalinan oleh dukun.

    2.Reinforcing factor contohnya selain tenaga kesehatan memberikan informasi tentang PHBS ehatan juga harus melakukannya terlebih dahulu bisa juga dengan mengajak para aparatur desa maupun tokoh masyarakat seperti membiasakan diri untuk tidak merokok dalam rumah ataupun selalu cuci tangan dengan sabun.Sehingga terbentuk prilaku masyarakat yg sesuai dg PHBS.

    BalasHapus
  27. 1.Contoh faktor-faktor pendukung (Enabling factors), yang terwujud dalam fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana, alat-alat kontrasepsi, jamban, dan lain-lain.

    Reinforcing Factor, contohnya : Contoh perilaku hidup sehat oleh tenaga kesehatan dan tokoh-tokoh masyarakat, seperti untuk tidak merokok, mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan sesudah buang hajat, ASI eksklusif, menjaga kebersihan di lingkungan sarana kesehatan atau rumah sendiri, dll

    BalasHapus
  28. 1. Enabling factor yaitu fasilitas umum seperti Puskesmas, Wc umum, tempat sampah, pasar, lapangan,dll.

    2. Reinforcing factor contohnya petugas P2 TB Paru pendukung pemberian OAT dan motivasi pasien TB.Paru agar pasien tuntas meminum OAT selama 6 bulan,PMO pemantau minum obat untuk pasien TB.Paru yang menjadi pendukung keluarga agar tidak telat minum obat

    BalasHapus
  29. Contohnya antara lain:
    Faktor-faktor pendukung (enabling factors), yang terwujud dalam lingkungan fisik, tersedia atau tidak tersedianya fasilitas-fasilitas atau sarana-sarana kesehatan, misalnya poskesdes, obat-obatan, alat-alat kontrasepsi, jamban, dll

    Faktor-faktor pendorong (reinforcing factors) yaitu factor yang mendorong atau memperkuat terjadinya perilaku, antara lain: sikap petugas kesehatan, sikap tokoh masyarakat, dukungan suami, dukungan keluarga, tokoh adat.
    contoh : tokoh agama yang tidak merokok, guru atau dosen yang menjaga kebersihan.

    BalasHapus
  30. Enabling factor: ketersediaannya fasilitas yang menunjang aspek kesehatan masyarakat luas (bidan desa, MCK umum, dll).

    Reinforcing factors: Dorongan dan contoh agar suatu kelompok dapat meniru, disini dalam konteks kesehatan (seorang petugas kesehatan yang tidak merokok dan menerapkan PHBS, dll).

    BalasHapus
  31. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  32. Faktor Pendukung (Enabling Factor): Rumah Sakit yang dilengkapi dengan sarana pendukung dan fasilitas mis: dokter, perawat, alat medis, ruang operasi, ruang rawat, apotek, dsb.

    Faktor Pendorong (Reinforcing Factor): Peraturan yang diarea Rumah Sakit/ Rumah Bersalin yang melarang pasien atau pengunjung untuk tidak merokok dan membuang sampah pada tempatnya. secara tidak langsung ini mendorong masyarakat untuk tidak melanggar peraturan yang ditetapkan dengan harapakan mampu menciptakan kesadaran masyarakat dan berkelanjutan dalam kehidupan bermasyarakat.

    BalasHapus
  33. Contoh enabling factor yaitu tersedianya fasilitas pelayanan kesehatan seperti RS,puskesmas, di setiap daerah

    BalasHapus
  34. oke..terima kasih atas contoh jawaban yang baik

    BalasHapus
  35. Saya mau tanya, kalau dalam memengaruhi konsumsi alkohol, kira2 merokok itu masuk ke faktor apa? Trims sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. faktor pendorong/penguat (reinforcing factors)

      Hapus

Google+ Followers