Faculty of Public Health

Faculty of Public Health - Malahayati University
Your Public Health Change Agent
Akreditasi "B"

Senin, 22 April 2013

UPAYA PROMKES - PIAGAM OTTAWA


Di dalam Konferensi Internasional Promosi Kesehatan di Ottawa, Canada (1986) menghasilkan Piagam Ottawa (Ottawa Charter). Piagam tersebut merumuskan upaya promosi kesehatan mencakup 5 butir.

Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Ditujukan kepada policy maker agar mengeluarkan kebijakan-kebijakan public yang mendukung kesehatan. 

Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Ditujukan kepada para pengelola tempat umum termasuk pemerintah kota, agar menyediakan prasarana saranayang emndukung terciptanya perilaku sehat bagi masyarakat.

Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service). Selama ini yang menjadi penyedia (provider) pelayanan kesehatan adalah pemerintah dan swasta sedangkan masyarakat adalah sebagai pengguna (customers) pelayanan kesehatan. Pemahaman ini harus diubah, bahwasannya masyarakat tidak sekedar pengguna tetapi  bisa sebagai provider dalam batas-batas tertentu melalui upaya pemberdayaan.

Keterampilan Individu (Personnel Skill). Kesehatan masyarakat akan terwujud apabila kesehatan individu, keluarga dan kelompok tersebut terwujud.

Gerakan Masyarakat (Community Action).  Adanya gerakan-gerakan atau kegiatan-kegiatan di masyarakat yang mendukung kesehatan agar terwujud perilaku yang kondusif dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka.

Nah, dari pemahaman upaya promosi kesehatan di atas, silahkan saudara berikan contoh dari masing-masing butir Piagam Ottawa di dalam kolom komentar.

Setelah memberikan contoh mengenai upaya promosi kesehatan menurut Piagam Ottawa, ada baiknya kita juga memahami mengenai  dimensi sehat dan sakit. Membahas mengenai dimensi sehat dan sakit sama halnya dengan mempelajari mengenai batasan perbedaan kesehatan masyarakat dengan kedokteran. Untuk lebih jelasnya materi ini silahkan KLIK DI SINI

42 komentar:

  1. 1. kebijakan berwawasan kesehatan
    cth : pemerintah membuat kebijakan untuk tempat" perbelanjaan umum menyediakan fasilitas pojok ASI yg dpt digunakan bagi ibu menyusui
    2. lingkungan yang mendukung
    cth; pusat keramaian menyediakan tempat sampah shg masy. tdk membuang sampah sembarangan
    3.reorientasi pelayanan kes.
    cth: masyarakat dpt mengadakan dana sehat yg bisa digunakan oleh anggota masyarakat itu sendiri apabila dibutuhkan sehingga masy. tdk bergantung bantuan dr pemerintah.
    4.ketrampilan individu
    cth: masyarakat mulai memahami pentingnya pelayanan kes. tdk hanya di waktu sakit saja tetapi pd saat sehat pun masy. dpt mendapatkan pelayanan kesehatan cth: mendptkan informasi ttg kesehatan'
    5.gerakan masyarakat
    cth: mengaktifkan gerakan gotong royong,membersihkan saluran air,fasililitas" umum...

    BalasHapus
  2. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : penetapan perda tentang kawasan bebas asap rokok
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : membuat WC umum yang memenuhi syarat kesehatan, menyediakan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya terbentuknya kader kesehatan
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya : keluarga sadar gizi
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya : terbentuknya posyandu

    BalasHapus
  3. 1. Kebijakan umum yang mendukung kesehatan, contohnya dengan membuat kebijakan larangan merokok di tempat2 umum.

    2. Menciptakan lingkungan yang mendukung, contohnya dengan menyediakan akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

    3. Meningkatkan peran masyarakat di bidang kesehatan, contohnya dengan mengaktifkan kegiatan posyandu.

    4. Mengembangkan kemampuan perorangan untuk hidup sehat, contohnya dengan memberikan pemahamn kpd masyarakat utk berprilaku hidup sehat.

    5. Mengorientasikan kembali pelayanan kesehatan, contohnya dengan memberikan pemahaman kpd masyarakat untuk mendatangi tempat2 pel kes jika mereka membutuhkan pel kes.

    BalasHapus
  4. 1.kebijakan berwawasan : pemerintah membuat program jampersal agar menurunkan AKI n AKB,,
    2.lingkungan yang mendukung : tersedianya tempat pembuangan sampah ditempat umum agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.
    3.reorientasi pelayanan kesehatan : kader kesehatan.
    4.keterampilan individu : prilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat
    5.gerakan masyarakat : gotong royong , menjalankan 3M pada musim hujan

    BalasHapus
  5. a) Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)

    Adanya perencanaan pembangunan PLTN di daerah jepara, para penagmbil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan untung ruginya. harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan, serta kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa berdampak pada kesehatan.

    b) Lingkungan Yang Mendukung (Supportive environtment)

    Perlunya jalur hijau didaerah perkotaan, yang akhir-akhir ini sering diabaikan pemanfaatannya oleh oknum-oknum tertentu. perlunya perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara , seperti penggunaan masker pada penjaga loket jalan tol, petugas polantas, dsb.

    c) Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Services)


    Upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.

    d) Gerakan Masyarakat(Community Action)

    Gerakan Masyarakat merupakan suatu partisifasi masyarakat yang menunjang kesehatan. Contoh adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih

    e) Keterampilan Individu (Personal Skill)

    Melalui penyuluhan secra indicidu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK. Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    BalasHapus
  6. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : penetapan perda tentang kawasan bebas asap rokok, PHBS
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : membuat WC umum yang memenuhi syarat kesehatan, menyediakan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya terbentuknya kader kesehatan
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya : kadarzi, PHBS dll
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya : terbentuknya posyandu, POSKESKEL, POSKESDES dll

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. a. Kebijakan Berwawasan Kesehatan: contohnya Pemerintah menetapkan kebijakan ?peraturan tentang dilarang membuang sampah sembarangan, Kawasan bebas rokok dsb.

    b. Menciptakan lingkungkungan yang mendukung contohna : disediakan tempat/area untuk merokok, disediakannya tempat sampah,disediakan pojok ASI bagi ibu - ibu yang menyusui dsb

    c. Reorientasi pelayanan kesehatan ,contohnya terbentuknya kader - kader kesehatan

    d. Keterampilan individu, contohnya membuang sampah pada tempatnya

    e. gerakan masyarakat, contohnya gerakan jum'at bersih, gotong royong membersihkan lingkungan dan fasilitas umum dsb.

    BalasHapus
  9. 1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: kebijakan tentang kawasan dilarang merokok

    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik,tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: kader-kader kesehatan, posyandu

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )

    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).

    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  10. Contoh mengenai upaya promosi kesehatan menurut Piagam Ottawa yaitu:

    1. Membangun Kebijakan Berwawasan Kesehatan
    contoh : dalam perencanaan pembangunan menara listrik tegangan tinggi di wilayahnya, para pengambil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan penempatan lokasinya, keuntungan dan kerugiannya bagi masyarakatnya. Juga dari segi kesehatan harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan bagi masyarakat disekitar lokasi penempatan menara listrik tegangan tinggi tersebut.

    2. Menciptakan Lingkungan yang mendukung
    contoh : perencanaan jalur hijau didaerah perkotaan, agar menjadi filter dampak polusi yang terjadi. Menggiatkan perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara, seperti penggunaan masker pada penjaga loket jalan tol, petugas polantas, dan sebagainya.

    3. Reorientasi Pelayanan KesehatanContoh yang bisa dilihat dilapangan adalah semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat, seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren dan lain-lain.

    4. Mengembangkan Ketrampilan individu
    Contoh : seperti penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5. Memperkuat Gerakan masyarakat
    contoh : dengan adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus
  11. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : penetapan perda tentang kawasan bebas asap rokok
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : menyediakan jalur hijau di daerah perkotaan, menyediakan tempat sampah di tempat umum.
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat seperti posyandu
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya : penyuluhan secara individu dan kelompok seperti posyandu dan PKK dengan adanya pelatihan kader kesehatan.
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya : adanya gerakan 3M dalam program pemberantasan DBD dan gerakan jum'at bersih.

    BalasHapus
  12. 1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya : kebijakan menggunakan bahan bakar tidak berpolusi
    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment )
    contohnya : Disediakannya Smoking room diarea mall
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service )
    Penyuluhan Penyuluhan tentang kesehatan
    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    mengadakan pelatihan pelatihan seperti pelatihan yang diberikan kepada kader kesehatan
    5. Gerakan masyarakat ( Community action )
    mengadakan senam jumat pagi

    BalasHapus
  13. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : Gerakan Serentak Cuci Tangan Pakai Sabun, kawasan bebas asap rokok
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : membangun sarana-sarana umum misal Hotel, Tempat Ibadah, serta sarana lainnya yang berwawasan serta syarat kesehatan dan higiene dari sarana yg di bangun
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya terbentuknya kader kesehatan
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya :keluarga yang ber PHBS dengan baik, keluarga sadar gizi
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya :Bergotong Royong Untuk Melakukan PSN secara masal untuk membasmi Demam Bderdarah, terbentuknya posyandu

    BalasHapus
  14. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : penetapan perda tentang kawasan bebas asap rokok
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : membuat WC umum yang memenuhi syarat kesehatan, menyediakan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya terbentuknya kader kesehatan
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya : keluarga sadar gizi
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya : terbentuknya posyandu

    BalasHapus
  15. 1.Health Public Policy: Menetapkan hari jum’at sebagai car free day
    2.Supportive Environment: Penyediaan fasilitas cuci tangan dengan wastafel di rumah makan
    3.Reorient Health Service: Penunjukan kader kesehatan
    4.Personnel Skill: Kegiatan pelatihan sikat gigi secara masal di sekolah dasar
    5.Community Action: Posyandu

    BalasHapus
  16. 1. Kebijakan berwawasan kesehatan
    contoh : membuat peraturan tentang kawasan bebas rokok

    2. Lingkungan yang mendukung
    Contohnya : Pemerintah menyediakan fasilitas umum yang memenuhi syarat kesehatan, seperti WC umum, TPS

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan
    Contohnya : Membentuk kader-kader kesehatan yang tepat guna

    4. Keterampilan Individu
    Contoh : memberikan pelatihan kepada kader kesehatan tentang wawasan kesehatan, membina posyandu yang ada didesa agar menjadi posyandu yang mandiri.

    5. Gerakan Masyarakat
    Contoh : Melakukan gerakan 3M, melakukan bakti sosial dibidang kesehatan seperti Jum'at bersih, Menggalakkan UKBM dll

    BalasHapus
  17. Kebijakan berwawasan kesehatan: Larangan merokok ditempat-tempat umum (saat ini di DKI Jakarta sudah diberlakukan).

    Lingkungan yang mendukung: Menyediakan kotak sampah di tempat-tempat keramaian agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.

    Reorientasi pelayanan kesehatan: Mengaktikan posyandu.

    Keterampilan individu: Memberikan penyuluhan kepada ndividu agar dapat menerapkan hal-hal dasar yang berguna untuk menjaga kesehatannya, misalkan PBHS.

    Gerakan masyarakat: Melaksanakan gotong royong dan jumat bersih.

    BalasHapus
  18. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy).
    contohny: dilarangan membuang sampah disungai
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    contohny:menyediakan tempat2 sampah ditempat umum
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service).
    contohny; posyandu,polides,kader kesehatan
    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    contohny:pelatihan kader kesehatan,penyuluhan pada penderita/keluarga tb
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action)
    contohny:3m pemberatasan dbd,jumat bersih

    BalasHapus
  19. 1. Kebijakan berwawasan kesehatan
    Contoh : dalam perencanaan pembangunan menara listrik tegangan tinggi di wilayahnya, para pengambil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan penempatan lokasinya, keuntungan dan kerugiannya bagi masyarakatnya. Juga dari segi kesehatan harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan bagi masyarakat disekitar lokasi penempatan menara listrik tegangan tinggi tersebut.

    2. Lingkungan yang mendukung
    Lingkungan yang mendukung kesehatan bagi tempat-tempat umum antara lain, tersedianya tempat sampah, tersedianya tempat buang air besar/kecil, tersedianya air bersih, tersedianya ruangan bagi perokok dan non-perokok. Dengan perkataan lain, para pengelola trempat-tempat umum, pasar, terminal, stasiun kereta api, bandara, pelabuhan, mall, dan sebagainya, harus menyediakan sarana dan prasaranauntuk mendukung perilaku sehat bagi pengunjungnya.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    Posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.

    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    Penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5. Gerakan Masyarakat (Community Action).
    adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD dan gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  20. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : penetapan perda tentang kawasan bebas asap rokok

    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : membuat WC umum yang memenuhi syarat kesehatan, menyediakan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan

    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya terbentuknya kader
    kesehatan

    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya : keluarga sadar gizi

    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya : terbentuknya posyandu

    BalasHapus
  21. 1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya : membuat peraturan tentang kawasan bebas rokok

    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:menyediakan tempat pembuangan sampah

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: terbentuknya kader promosi kesehatan

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )

    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).

    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    Balas

    BalasHapus
  22. 1.Helth Public Policy, Contohnya: Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun, Kegiatan Sikat Gigi Masal, Perda Bebas Rokok, Car Free Day, Program Kendaraan ramah lingkungan(mobil listrik)

    2.Supportive Environment, contohnya: Menyediakan Pojok ASI,Menyediakan ruang khusu untuk merokok,Membuat/memperbanyak ruang terbuka hijau,membuat tempat-tempat sampah terpisah organik dan non organik,memperbanyak WC umum bersih di tempat-tempat umum.

    3.Reorient Health Service, contohnya:UKBM (Posyandu, Poskesdes, Poskeskel, TOGA, Pos Obat Desa)

    4.Personnel Skill, contohnya: Meningkatkan kebiasaan hidup bersih melalui PHBS, 3M Plus, Kadarzi

    5.Community Action, contohnya: Musyawarah Maasyarakat desa(MMD) untuk membentuk Posyandu, Poskesdes, Pos Obat Desa, Gotong Royong melakukan kegiatan Pemberantasan sarang nyamuk (PSN)

    BalasHapus
  23. Kebijakan Berwawasan Kesehatan : Ex, Pemerintah Mengeluarkan peraturan agar tidak merokok di tempat-tempat umum

    Lingkungan Yang mendukung : Ex, menyediakan pojok Asi bagi tempat para ibu menyusui bayinya, ruangan khusus merokok agar tidak merokok di tempat umum,

    Reorientasi Pelayanan Kesehatan : Ex, sekarang sudah banyak upaya kesehatan bersumber daya Masyarakat (UKBM) contohnya terciptanya kader kesehatan di masyarakat

    Keterampilan Individu : Ex, Individu/keluarga yeng berperilaku PHBS, Keluarga sadar gizi

    Gerakan Masyarakat : Ex, Gotong Royong membersihkan lingkungan,

    BalasHapus
  24. 1.kebijakan berwawasan : pemerintah membuat program jampersal agar menurunkan AKI n AKB,,
    2.lingkungan yang mendukung : tersedianya tempat pembuangan sampah ditempat umum agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.
    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    Posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.

    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    Penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5. Gerakan Masyarakat (Community Action).
    adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD dan gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  25. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). pembuatan perda daftar harga tindakan kesehatan

    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Tersedianya sarana MCK di tempat umum

    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service). Posyandu

    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). mebiasakan diri dan keluarga menghindari rokok

    5.Gerakan Masyarakat (Community Action). gotong royong

    BalasHapus
  26. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). kebijakan pemerintah daerah dalam penetapan biaya tindakan kesehatan,seperti adanya jampersal,jamkesta,atau perda tindakan2 medis

    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Menyediakan sarana air bersih bagi masyarakat, penyediaan tempat sampah.

    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service).Yaitu posyandu, kebanyakan orang mengerti bahwa posyandu adalah milik orang kesehatan padahal yang sebenarnya posyandu adalah milik masyarakat.

    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). Kemampuan seseorang untuk mengatur didri sendiri, keluarga berprilaku sehat yaitu bisa dengan memulai dri dri sndri menghindari makanan ber MSG kemudian mengajak keluarga untuk melakukannya.

    5.Gerakan Masyarakat (Community Action). Gotong royong bersih2 lingkungan RT, atau perbaikan gorong2, bersama sama membersihkan sungai

    BalasHapus
  27. 1.kebijakan berwawasan kesehatan (Health Public Policy) contohnya Pemerintah membuat peraturan (UU)tentang penebangan hutan liar yang akan menimbulkan banjir.
    2. lingkungan yang mendukung contohnya membuat fasilitas tempat-tempat umum, seprti tempat sampah,wc umum,masjid, pasar dll.
    3. Reorientasi pelayanan Kesehatan contohnya terbentuknya, posyandu,poskesdes, Kader kesehatan.
    4. Keterampilan Individual contohnya pelatihan kader,pelatihan petugas TB.Paru,Jurim.
    5. Gerakan Masyarakat contohnya 3 M untuk pemberantas DBD, PHBS untuk pemberantas DIARE

    BalasHapus
  28. 1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya:
    -Perda mengenai aturan pembuangan limbah pabrik (agar ramah lingkungan).
    -Perda mengenai usaha ternak (agar tercapai ternak sehat layak konsumsi tanpa merusak lingkungan)
    -Adanya lomba desa, yg dpt memacu kebersihan,kearsian,keramahan di Desa.

    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya;
    -Menyediakan/memfasilitasi toilet dan pemandian umum dilingkungan padat penduduk yg tdk memungkinkan adanya lahan utk membuat toilet pribadi.
    -Pemerintah menyedikan air bersih dilgkngn yg sulit air bersih.
    -Penyediaan tempat pembuangan sampah ditempat tempat umum.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service). Contohnya:
    -Posyandu
    -Apotek hidup
    -UKS disekolah
    -Dokter cilik

    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill). Untuk meningkatkan derajat kesehatan dg cara meningkatkan kebiasaan hidup sehat. Contohnya melalui penyuluhan diposyandu mengenai gizi seimbang,3M

    5. Gerakan Masyarakat (Community Action). Contohnya: Jumat bersih,

    BalasHapus
  29. 1.Health Public Policy: kawasan bebas rokok,Kegiatan Sikat Gig
    2.Supportive Environment:
    3.Reorient Health Service: Disediakannya Smoking room diarea mall,membuat WC umum yang memenuhi syarat kesehatann
    4.Personnel Skill: Kegiatan pelatihan sikat gigi secara masal di sekolah dasar
    5.Community Action: Posyandu,kegiatan Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) gotong royong

    BalasHapus
  30. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    Contohnya : penetapan kabupaten/kota Sehat
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment).
    Contohnya : tersedianya sarana sanitasi dasar yang sehat spt:sarana air bersih yang
    sehat,jamban sehat,tersedia TPS(tempat pembuanagn sampah) yang memenuhi syarat,
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service).,
    contohnya :sosialisasi masalah kesehatan misal nya posyandu,pembuatan jamban sehat
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill).
    contohnya : menyediakan tempat cuci tangan dan membiasakan mencuci tangan

    5.Gerakan Masyarakat (Community Action)
    contohnya : gotong royong membersihkan lingkungan

    BalasHapus
  31. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy), contohnya pemerintah membuat kebijakan atau peraturan untuk Bantuan Operasional Kesehatan untuk mendukung kegiatan operasional puskesmas termasuk upaya kesehatan promotif dan preventif.
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment), contohnya tersedianya fasilitas kesehatan untuk masyarakat seperti pojok asi untuk ibu yang menyusui, tersedianya sarana MCK tempat-tempat umum.
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service), contohnya: poskesdes.poskeskel, posyandu
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill), contohnya :prilaku individu atau masyarakat dalam ber PHBS.
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action), contohnya:pembuatan tempat cuci tangan di tiap rumah tangga, gerakan jumat bersih baik di lingkungan kerja atau lingkungan sekolahan.

    BalasHapus
  32. 1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy).
    comtohnya : pemberian kebijakan dari pemerintah tentang menurunkan AKI dengan AKB dengan cara semua persalinan harus di tolong oleh paramedis
    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment).
    contohnya : tersedianya sarana prasarana seperti tempat cuci tanga, kotak sampah,

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service).
    contohnya : bersosialisasi atau adanya pelatihan tentang bagaimana cara menurunkan AKI dan AKB

    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill).
    contohnya : dimulai dari diri sendiri seperti melakukan APN sesuai prosedur dan dilakukan

    5. Gerakan Masyarakat (Community Action).
    contohnya : posyandu, penyuluham kegiatan dari bergotong royong mengurangi AKI dan AKB

    BalasHapus
  33. Konferensi Internasional Promosi Kesehatan di Ottawa-Canada (1986) menghasilkan piagam Ottawa Charter yang rumusan strateginya dikelompokkan menjadi 5 butir,yaitu:

    a) Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)

    Misalnya, orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat. Dalam proses pembangunan adakalanya aspek kesehatan sering diabaikan, oleh karena itu adanya kebijakan yang berwawasan kesehatan, diharapkan bisa mengedepankan proses pembangunan dengan tetap memperhatikan aspek-aspek kesehatan. Sebagai contoh ; adanya perencanaan pembangunan PLTN di daerah jepara, para penagmbil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan untung ruginya. harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan, serta kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa berdampak pada kesehatan.

    b) Lingkungan Yang Mendukung (Supportive environtment)
    Contoh : perlunya jalur hijau didaerah perkotaan, yang akhir-akhir ini sering diabaikan pemanfaatannya oleh oknum-oknum tertentu. perlunya perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara , seperti penggunaan masker pada penjaga loket jalan tol, petugas polantas, dsb.

    c) Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Services)
    Contoh : semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.

    d) Gerakan Masyarakat(Community Action)
    Pengembangan komunitas menekankan pengadaan sumber daya manusia dan material dalam komunitas untuk mengembangkan kemandirian dan dukungan sosial, dan untuk mengembangkan sistem yang fleksibel untuk memerkuat partisipasi publik dalam masalah kesehatan. Hal ini memerlukan akses yang penuh serta terus menerus akan informasi, memelajari kesempatan untuk kesehatan, sebagaimana penggalangan dukungan. Gerakan Masyarakat merupakan suatu partisifasi masyarakat yang menunjang kesehatan. Contohadanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih, perlu diketahuai di negeri tetangga malaysia ada gerakan jalan seribu langkah (hal ini bisa kita contoh), bahkan untuk mengukurnya disana sudah dijual alat semacam speedometer.

    e) Keterampilan Individu (Personal Skill)
    Masing-masing individu seyogyanya mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang baik terhadap :
    -cara – cara memelihara kesehatannya
    -mengenal penyakit2 dan penyebabnya
    -mampu mencegah penyakit
    -mampu meningkatkan kesehatannya
    -mampu mencari pengobatan yang layak bilamana sakit

    Promosi kesehatan mendukung pengembangan personal dan sosial melalui penyediaan informasi, pendidikan kesehatan, dan pengembangan keterampilan hidup. Dengan demikian, hal ini meningkatkan pilihan yang tersedia bagi masyarakat untuk melatih dalam mengontrol kesehatan dan lingkungan mereka, dan untuk membuat pilihan yang kondusif bagi kesehatan. Memungkinkan masyarakat untuk belajar melalui kehidupan dalam menyiapkan diri mereka untuk semua tingkatannya dan untuk menangani penyakit dan kecelakaan sangatlah penting. Hal ini harus difasilitasi dalam sekolah, rumah, tempat kerja, dan semua lingkungan komunitas. Keterampilan Individu adalah kemapuan petugas dalam menyampaikan informasi kesehatan dan kemampuan dalam mencontohkan (mendemostrrasikan). Contoh : melalui penyuluhan secra indicidu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK. Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    BalasHapus
  34. Health public policy
    Contohnya membuat kebijakan kawasan umum bebas asap rokok

    Supportive environment
    Contohnya menyediakan tempat - tempat pembuangan sampah di tempat umum supaya masyarakt tidak membuang sampah sembarangan

    Reorient health service
    Contohnya posyandu, kader kesehatan

    Personal skill
    Pelatihan kader kesehatan

    Community action
    Contohnya gerakan 3M dalam pemberantasan DBD, gerakan gotong royong membersihkan lingkungan

    BalasHapus
  35. 1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Helth Public Policy)
    Contohnya: Pemerintah Membuat Program Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun,Dikeluarkannya Peraturan Daerah Tentang Kawasan Bebas Rokok, Kegiatan Sikat Gigi Masal, Program Car Free Day yg sudah diterapkan dibeberapa kota besar, Label Produk eksport yg berwawasan lingkungan

    2.Lingkungan yang mendukung (Supportive Environment)
    contohnya: Membuat/memperbanyak ruang terbuka hijau,membuat tempat-tempat sampah terpisah organik dan non organik, Menyediakan Pojok ASI,Menyediakan ruang khusus untuk merokok

    3.Reoreintasi Pelayanan kesehatan (Reorient Health Service)
    contohnya: Posyandu, Poskesdes, Poskeskel, TOGA, Pos Obat Desa Kegiatan-kegiatan tersebut adalah swadaya dari masyarakat

    4.Ketrampilan Individu (Personnel Skill)
    contohnya: Melaksanakan kebiasaan hidup bersih melalui PHBS, 3M Plus, Kadarzi,

    5.Gerakan masyarakat (Community Action)
    contohnya: membentuk Posyandu secara swadaya, Poskesdes, Pos Obat Desa, Gotong Royong melakukan kegiatan Pemberantasan sarang nyamuk (PSN),Peringatan hari AIDS sedunia atau tema kesehatan yang lainnya yg dilaksanakan oleh LSM/masyarakat

    BalasHapus
  36. 1. Health Public Policy : menetapkan hari jumat sebagai car free day.
    2. Supportive Environment : penyediaan fasilitas cuci tangan dengan wastafel di rumah makan.
    3. Reorient Health Service : penunjukan kader kesehatan
    4. Personnel Skill : Kegiatan pelatihan sikat gigi secara masaldi sekolah dasar
    5. Community Action : Posyandu

    BalasHapus
  37. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  38. 1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    pemerintah membuat peraturan undang-undang yang mengatur tentang analisis dampak lingkungan dalam pembangunan pabrik, rumah sakit, dsb.

    2. Lingkungan yg Mendukung (Supportive Environment)
    tersedianya tempat sampah, tersedianya tempat buang air besar/kecil, tersedianya ruangan bagi para perokok.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    kader posyandu, poskestren, dasa wisma, dan kelompok yang memang berperan aktif di lingkungan untuk menjadi penggerak dalam upaya melaksanakan kegiatan kesehatan.

    4. Keterampilan Individu (Personal Skill)
    melakukan pembinaan kepada keluarga dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat.

    5. Gerakan Masyarakat (Community Action)
    gotong royong bersama warga untuk melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M plus.

    BalasHapus
  39. a) Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    contoh : Kebijakan membuat kawasan bebas asap rokok, Kebijakan untuk membuat larangan membuang sampah sembarangan, Kebijakan menanam seribu pohon (menanggulangi banjir, polusi udara, dll).
    b) Lingkungan Yang Mendukung (Supportive environtment)
    Contoh : Membuat suatu Green Area didaerah perkotaan, menyediakan tempat pembuangan sampah di Public Area.
    c) Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Services)
    Contoh : semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.
    d) Gerakan Masyarakat(Community Action)
    Contoh: terbentuknya POSYANDU, POSKESKEL, POSKESDES, dll
    e) Keterampilan Individu (Personal Skill)
    Contoh: Gerakan 3M, Gerakan Bhakti Sosial (Jum’at Bersih)

    BalasHapus
  40. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  41. 1. Contohnya undang undang atau peraturan tentang analisis dampak lingkungan pada saat mendirikan pabrik

    2. Contohnya sarana dan prasarana di tempat umum, tersedianya ruangan merokok,tempat sampah, ruangan untuk menyusui bayi di mall

    3. Contohnya posyandu, kegiatan lomba sikat gigi pada anak sekolah TK

    4. Contohnya ibu rumah tangga yg dapat membuat larutan gula garam untuk anaknya yg terkena diare sebelum dibawa ke petugas kesehatan

    5. Contohnya pos pelayanan terpadu untuk mendukung kesehatan ibu hamil,bayi serta balita

    BalasHapus
  42. good your answers, students

    BalasHapus

Google+ Followers