Faculty of Public Health

Faculty of Public Health - Malahayati University
Your Public Health Change Agent
Akreditasi "B"

Senin, 13 Mei 2013

MENGATASI FAKTOR PENGHAMBAT KOMUNIKASI


Bagaimana cara Saudara mengatasi faktor-faktor penghambat dalam komunikasi. Faktor yang dimaksud adalah sebagai berikut:
  1. Tidak mengenal audiens
  2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi
  3. Tidak tahu pola komunikasi budayatidak melakukan evaluasi respons komunikasi
  4. Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
  5. Tidak terbiasa mendengarkan
  6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan
  7. Tidak tahu stratgei menggunakan media
  8. Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis

Tulis pendapat Saudara di dalam KOLOM KOMENTAR.

TERIMA KASIH DAN SALAM SEHAT

15 komentar:

  1. Cara mengatasi faktor-faktor penghambat komunikasi :

    1. Tidak mengenal audiens
    Cara untuk mengatasi hambatan ini yaitu dengan kita melakukan penjajakan terlebih dahulu, karena dengan kita sudah saling mengenal biasanya komunikasi akan berjalan lebih efektif.

    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi
    Cara yang bisa kita lakukan misalnya dengan mempelajari latar belakang pendidikan audiens, karena biasanya tingkat pendidikan dapat mempengaruhi pola fikir seseorang dan daya serap mereka terhadap pesan yang mereka terima.

    3.Tidak tahu pola komunikasi budaya
    Cara yang bisa kita lakukan misalnya dengan berusaha mencari informasi mengenai latar belakang budaya audiens yang kita hadapi, baik melalui media maupun dengan langsung bertanya kepada tokoh masyarakat / tokoh adat setempat.

    4.Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
    Cara yang dapat kita lakukan misalnya dengan rajin berlatih bagaimana harus berbicara di depan umum yang baik.

    5. Tidak terbiasa mendengar
    Cara yang bisa kita lakukan yitu kita harus berlatih bagaimana menjadi pendengar yang baik, bersikap empati terhadap orang lain/ audiens. Jagan menunjukkan kita lebih pintar dari mereka.

    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan
    Kita harus mulai bisa sedikit mengurangi sifat tertutup yang kita miliki. Selama itu sifatnya positif dan tidak berlebihan.Mulailah belajar untuk bisa membuka diri / sharing kepada orang lain.Karena bagaimana orang lain akan tahu kita, jika kita tidak membuka diri kita.

    7.Tidak tahu strategi menggunakan media
    Untuk mengatasi hambatan ini, kita bisa belajar tentang kemajuan teknologi yang saat ini sudah sangat pesat kemajuannya.

    8. Tidak bisa berkomunikasi tertulis
    Kita bisa mengatasi hambatan ini tentunya dengan rajin berlatih, karena dengan rajin berlatih pada akhirnya kita akan terbiasa dan bisa berkomunikasi secara tertulis.Karena segala sesuatu sifatnya tidak instan, tapi harus rajin belajar dan berusaha.

    BalasHapus
  2. faktor-faktor penghambat dalam komunikasi.
    1. Tidak mengenal audiens, komunikasi akan terjalin bila ada komunikasi dua arah, kita harus mengenal orang – orang yang kita ajak bicara sehingga keberhasilan kita bias dilihat bila ada respons dari audiens.
    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi, disini mungkin penjelasan yang kita sampaikan tidak menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh audiens sehingga apa yang kita sampaikan kurang di pahami, dan sebaiknya kita menggunakan bahasa baku saja.
    3. Tidak tahu pola komunikasi budayatidak melakukan evaluasi respons komunikasi, setelah kita selesai berkomunikasi sebaiknya kita mengevaluasi apa yang kita sampaikan sperti membri umpan balik berupa bertanyaan atas apa yang sudah kita sampaikan apa bias diterima atau tidak.
    4. Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan, dalam berkomunikasi sebaiknya selain lisan kita juga memberikan gambar – gambar atau hal menarik lain nya sehingga komunikasi yang kita sampaikan terlihat menarik.
    5. Tidak terbiasa mendengarkan, karena sebagian orang punya kebiasaan tidak menjadi pendengar yang baik, kita yang sebagai pemberi informasi harus bias membaca situasi agar apa yang sudah kita sampaikan mnarik audinen tertarik atas apa yang sudah kita sampaikan.
    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan, tidak terbuka arti nya masih ada yang di tutupi oleh lawan bicara, sehingga informasi yang kita dapatkan tidak akurat.
    7. Tidak tahu stratgei menggunakan media, media yang ada tidak dimanfaatin secara maksimal sehingga apa yang kita sampaikan kurang maksimal.
    8. Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis, informasi hanya diberikan secara lisan saja dan ini mungkin bagi audien yang perhatian nya kurang baik dia tidak akan menerima dengan baik pula, kita harus menyiapkan gambar – gambar yang bias menarik audiens.

    BalasHapus
  3. 1,tidak mengenal audien,usahakan komunikasi pada pembahasan umum saja yang mudah dimengerti audien
    2.tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi,dg cara kita tanyakan kembali pesan yang sudah kita sampaikan apakah audien paham.
    3.Tidak tahu pola komunikasi budaya tidak melakukan evaluasi respons komunikasi,pelajari budaya tersebut agar terjalin feedback saat melakukan komunikasi
    4.Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan,
    5.Tidak terbiasa mendengarkan,cari alternatif agar menarik audien untuk mendengarkan misalnya menggunakan media audiovisual.
    6.Tidak bisa membuka diri dalam percakapan,kita bisa bina suasana agar audien bisa membuka diri,buat merasa nyaman
    7.Tidak tahu stratgi menggunakan media,pelajari dahulu penggunaannya
    8.Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis,ganti caselaira komunikasi selain tertulis,ex: komunikasi dg tatap muka,dg media.

    nirmala,12410062.p
    selalu hadir bu,,,,,,

    BalasHapus
  4. handayani
    npm 12410046.p
    masih ada buuuu........

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. 1. Tidak mengenal audiens, komunikasi akan terjalin bila ada komunikasi dua arah, kita harus mengenal orang – orang yang kita ajak bicara sehingga keberhasilan kita bias dilihat bila ada respons dari audiens.
    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi, disini mungkin penjelasan yang kita sampaikan tidak menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh audiens sehingga apa yang kita sampaikan kurang di pahami, dan sebaiknya kita menggunakan bahasa baku saja.
    3. Tidak tahu pola komunikasi budayatidak melakukan evaluasi respons komunikasi, setelah kita selesai berkomunikasi sebaiknya kita mengevaluasi apa yang kita sampaikan sperti membri umpan balik berupa bertanyaan atas apa yang sudah kita sampaikan apa bias diterima atau tidak.
    4. Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan, dalam berkomunikasi sebaiknya selain lisan kita juga memberikan gambar – gambar atau hal menarik lain nya sehingga komunikasi yang kita sampaikan terlihat menarik.
    5. Tidak terbiasa mendengarkan, karena sebagian orang punya kebiasaan tidak menjadi pendengar yang baik, kita yang sebagai pemberi informasi harus bias membaca situasi agar apa yang sudah kita sampaikan mnarik audinen tertarik atas apa yang sudah kita sampaikan.
    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan, tidak terbuka arti nya masih ada yang di tutupi oleh lawan bicara, sehingga informasi yang kita dapatkan tidak akurat.
    7. Tidak tahu stratgei menggunakan media, media yang ada tidak dimanfaatin secara maksimal sehingga apa yang kita sampaikan kurang maksimal.
    8. Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis, informasi hanya diberikan secara lisan saja dan ini mungkin bagi audien yang perhatian nya kurang baik dia tidak akan menerima dengan baik pula, kita harus menyiapkan gambar – gambar yang bias menarik audiens.

    Voni Triana
    NPM 12410077.P
    selalu hadir

    BalasHapus
  7. 1.Tidak mengenal audien
    Cara untuk mengatasinya dengan kita melakukan pendekatan terlebih dahulu sehingga komunikasi akan lebih mudah sampai ke audien.
    2.Tidak tahu bagaimana audien menyerap komunikasi.
    caranya kita mengevaluasi kembali dengan pertanyaan - pertanyaan untuk mengetahui sejauh mana pesan kita di mengerti oleh audien.
    3.Tidak tau komunikasi budaya. cara ini kita lakukan dengan mencari tahu latar belakang budaya audien sehingga kita akan mudah menyampaikan isi komunikasi.
    4.Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
    Cara yang dapat kita lakukan misalnya dengan rajin berlatih bagaimana harus berbicara di depan umum yang baik.
    5. Tidak terbiasa mendengar
    Cara yang bisa kita lakukan yitu kita harus berlatih bagaimana menjadi pendengar yang baik, bersikap empati terhadap orang lain/ audiens. Jagan menunjukkan kita lebih pintar dari mereka.
    6.Tidak bisa membuka diri dalam percakapan,kita bisa bina suasana agar audien bisa membuka diri,buat merasa nyaman
    7.Tidak tahu stratgi menggunakan media.
    caranya dengan kita mempelajari dahulu sehingga kita dapat mempergunakan dengan baik dan benar.
    8.Tidak bisa komunikasi tertulis.
    cara mengatasi pada hambatan ini, dengan cara rajin berlatih maka hambatan ini akan teratasi karena sesuatu yang kita pelajari dan kita latih secara terus - menerus pasti akan terbiasa dan mudah untuk dilaksanakan atau di kerjakan.


    YUNIATI
    NPM 12410082.P
    SELALU HADIR BU....

    BalasHapus
  8. faktor-faktor penghambat dalam komunikasi:
    1. Tidak mengenal audiens
    dalam melakukan komunikasi seharusnya komunikator sebelum menyampaikan materi terlebih dahulu berkenalan dengan audiens. agar materi yang akan disampaikan dapat mudah dimengerti oleh audiens dan tidak merasa canggung/malu.
    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi
    sebelum menyampaikan materi, terlebih dahulu komunikator mengetahui latar belakang pendidikan audiens. karena latar belakang pendidikan mempengaruhi pola fikir seseorang dan komunikator
    3. Tidak tahu pola komunikasi budaya tidak melakukan evaluasi respons komunikasi
    sebelum komunikator melakukan komunikasi sebaiknya komunikator harus mengetahui tentang budaya audiens agar proses penyampaian materi berjalan lancar, dan setelah menyampaikan materi sebaiknya komunikator melakukan evaluasi kepada audiens. agar komunikator dapat mengetahui daya tangkap audiens dan jika ada audiens yang belum mengerti dapat diperjelas atau dijelaskan kembali.
    4. Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
    sebelum melakukan penyuluhan sebaiknya terlebih dahulu berlatih cara berbicara yang benar agar ketika menyampaikan pesan tidak menyulitkan audiens untuk menrima pesan.
    5. Tidak terbiasa mendengarkan
    jika audiens tidak terbiasa mendengarkan, maka komunikator harus pintar mencari cara agar audiens tertarik dengan apa yang disampaikan dan mau mendengarkan komukator berbicara.
    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan
    komunikator harus bisa membuat audiens membuka dirinya untuk memulai percakapan, dan komunikator juga harus bisa membuat audiens merasa nyaman.
    7. Tidak tahu strategi menggunakan media
    sebelum melakukan penyampaian pesan, terlebih dahulu sebaiknya komunikator menyiapkan media apa saja yang akan digunakan dan dipelajari. agar ketika menyampaikan pesan komunikator tidak kesulitan.
    8. Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis
    jika komunikator merasa kesulitan berkomunikasi secara tertulis, maka sebelumnya harus berlatih. agar ketika berkomunikasi dapat berjalan dengan lancar, atau dengan alternatif lain yaitu berkomunikasi dengan cara lain. misalnya, berkomunikasi secara langsung.

    BalasHapus
  9. Annisa Mutiara13 Mei 2013 11.25

    Cara mengatasi faktor-faktor penghambat komunikasi :
    1. Tidak mengenal audiens
    Sebagai komunikator sebaiknya kita mengenal audiens (misalnya: usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan) terlebih dahulu sebelum kita menyampaikan suatu pesan agar pesan tersebut dapat tersampaikan dengan baik dan dapat mudah dimengerti oleh audiens.
    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi
    Dalam hal ini komunikator harus benar-benar memperhatikan audiens misalnya dengan cara menanyakan apakah audiens mengerti dengan apa yang telah disampaikan komunikator.
    3. Tidak tahu pola komunikasi budaya tidak melakukan evaluasi respons komunikasi
    komunikator harus mengetahui mengenai budaya audiens agar proses dari penyampaian materi berjalan dengan lancar, selain itu komunikator juga harus melakukan evaluasi untuk mengetahui apakah audiens memahami materi yang telah disampaikan.
    4. Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
    Sebelum menyampaikan materi kepada audiens ada baiknya komunikator berlatih melafalkan materi yang akan disampaikan.
    5. Tidak terbiasa mendengarkan
    Dalam menyampaikan materi, sebaiknya komunikator tidak melulu memberikan materi secara lisan, melainkan untuk menghindari kebosanan dari audiens komunikator dapat menyisipkan gambar-gambar atau video di materinya agar lebih menarik perhatian audiens.
    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan
    Komunikator harus menciptakan rasa nyaman untuk audiensnya agar audiens tidak memiliki rasa keragu-raguan (dalam hal ini biasanya audiens merasa takut atau malu) untuk menyampaikan pendapat atau pertanyaan kepada komunikator.
    7. Tidak tahu strategi dalam menggunakan media
    Dalam hal ini sebelum menyampaikan materi ada baiknya komunikator mempelajari mengenai media teknologi yang akan digunakan untuk menunjang penyampaian materinya.
    8. Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis
    Jika komunikator merasa kesulitan berkomunikasi secara tertulis ada baiknya untuk belajar atau menggunakan alternatif lain, misalnya komunikasi secara lisan.

    BalasHapus
  10. faktor-faktor penghambat dalam komunikasi:
    1. Tidak mengenal audiens
    dalam melakukan komunikasi seharusnya komunikator sebelum menyampaikan materi terlebih dahulu berkenalan dengan audiens. agar materi yang akan disampaikan dapat mudah dimengerti oleh audiens dan tidak merasa canggung/malu.
    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi
    sebelum menyampaikan materi, terlebih dahulu komunikator mengetahui latar belakang pendidikan audiens. karena latar belakang pendidikan mempengaruhi pola fikir seseorang dan komunikator
    3. Tidak tahu pola komunikasi budaya tidak melakukan evaluasi respons komunikasi
    sebelum komunikator melakukan komunikasi sebaiknya komunikator harus mengetahui tentang budaya audiens agar proses penyampaian materi berjalan lancar, dan setelah menyampaikan materi sebaiknya komunikator melakukan evaluasi kepada audiens. agar komunikator dapat mengetahui daya tangkap audiens dan jika ada audiens yang belum mengerti dapat diperjelas atau dijelaskan kembali.
    4. Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
    sebelum melakukan penyuluhan sebaiknya terlebih dahulu berlatih cara berbicara yang benar agar ketika menyampaikan pesan tidak menyulitkan audiens untuk menrima pesan.
    5. Tidak terbiasa mendengarkan
    jika audiens tidak terbiasa mendengarkan, maka komunikator harus pintar mencari cara agar audiens tertarik dengan apa yang disampaikan dan mau mendengarkan komukator berbicara.
    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan
    komunikator harus bisa membuat audiens membuka dirinya untuk memulai percakapan, dan komunikator juga harus bisa membuat audiens merasa nyaman.
    7. Tidak tahu strategi menggunakan media
    sebelum melakukan penyampaian pesan, terlebih dahulu sebaiknya komunikator menyiapkan media apa saja yang akan digunakan dan dipelajari. agar ketika menyampaikan pesan komunikator tidak kesulitan.
    8. Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis
    jika komunikator merasa kesulitan berkomunikasi secara tertulis, maka sebelumnya harus berlatih. agar ketika berkomunikasi dapat berjalan dengan lancar, atau dengan alternatif lain yaitu berkomunikasi dengan cara lain. misalnya, berkomunikasi secara langsung.

    BalasHapus
  11. faktor-faktor penghambat dalam komunikasi.
    1. Tidak mengenal audiens, komunikasi akan terjalin bila ada komunikasi dua arah, kita harus mengenal orang – orang yang kita ajak bicara sehingga keberhasilan kita bias dilihat bila ada respons dari audiens.
    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi, disini mungkin penjelasan yang kita sampaikan tidak menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh audiens sehingga apa yang kita sampaikan kurang di pahami, dan sebaiknya kita menggunakan bahasa baku saja.
    3. Tidak tahu pola komunikasi budayatidak melakukan evaluasi respons komunikasi, setelah kita selesai berkomunikasi sebaiknya kita mengevaluasi apa yang kita sampaikan sperti membri umpan balik berupa bertanyaan atas apa yang sudah kita sampaikan apa bias diterima atau tidak.
    4. Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan, dalam berkomunikasi sebaiknya selain lisan kita juga memberikan gambar – gambar atau hal menarik lain nya sehingga komunikasi yang kita sampaikan terlihat menarik.
    5. Tidak terbiasa mendengarkan, karena sebagian orang punya kebiasaan tidak menjadi pendengar yang baik, kita yang sebagai pemberi informasi harus bias membaca situasi agar apa yang sudah kita sampaikan mnarik audinen tertarik atas apa yang sudah kita sampaikan.
    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan, tidak terbuka arti nya masih ada yang di tutupi oleh lawan bicara, sehingga informasi yang kita dapatkan tidak akurat.
    7. Tidak tahu stratgei menggunakan media, media yang ada tidak dimanfaatin secara maksimal sehingga apa yang kita sampaikan kurang maksimal.
    8. Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis, informasi hanya diberikan secara lisan saja dan ini mungkin bagi audien yang perhatian nya kurang baik dia tidak akan menerima dengan baik pula, kita harus menyiapkan gambar – gambar yang bias menarik audiens.


    BalasHapus
  12. Faktor yang dimaksud adalah sebagai berikut:
    1.Tidak mengenal audiens: sebagai komunikator kita harus mengenal audien apakah kita sedang di kalangan orang yang keras atau ramah, sehingga kita dapat mudah menjelaskan dengan cara kita sehingga pesan yang kita sampaikan dapat di terima
    2.Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi: kita harus lebih mudah memberi penjelasan agar pendengar dapat mengerti dan dapat diserap dengan mudah
    3.Tidak tahu pola komunikasi budayatidak melakukan evaluasi respons komunikasi:setiap orang memiliki budaya sendiri jadi kita harus tau budaya pendengar kita itu apa, agar respon dari pendengan baik dan dapan tersampaikan dengan baik
    4.Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan:kita harus banyak perlatih berbicara agar tidak ada hambatan dalam berkomunikasi
    5.Tidak terbiasa mendengarkan:mungkin kalau pendengar tidak biasa mendengarkan orang bicara kita bisa menggunakan alternatif komunikasi dengan poster, gambar gambar yang menarik sehingga audien menjadi tertarik dan pesan tersampaikan
    6.Tidak bisa membuka diri dalam percakapan:mungkin kita dalam pernampilan harus menarik, harus ramah sehingga pendengar merasa nyaman dan mulai membuka diri
    7.Tidak tahu stratgei menggunakan media:lebih banyak belajar dan mencari informasi media apa saja yang dapat menarik perhatian audien
    8.Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis:lebih baik kita menggunakan komunikasi secara lisan

    BalasHapus
  13. LISA IDA ROHANI14 Mei 2013 06.20

    Cara mengatasi faktor-faktor penghambat:
    1. Tidak mengenal audiens
    seorang komunikator seharusnya sebelum menyampaikan materi terlebih dahulu berkenalan dengan audiens, agar materi yang akan disampaikan dapat mudah dimengerti oleh audiens dan tidak merasa canggung/malu.
    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi
    harus terlebih dulu komunikator mengetahui latar belakang pendidikan audiens sebelum menyampaikan materi karena latar belakang pendidikan mempengaruhi pola fikir seseorang dan komunikator
    3. Tidak tahu pola komunikasi budaya tidak melakukan evaluasi respons komunikasi
    komunikator harus mengetahui tentang budaya audiens agar proses penyampaian materi berjalan lancar, kemudian setelah menyampaikan materi sebaiknya komunikator melakukan evaluasi kepada audiens. agar komunikator dapat mengetahui daya tangkap audiens dan jika ada audiens yang belum mengerti dapat diperjelas atau dijelaskan kembali.
    4. Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
    berlatih cara berbicara yang benar agar ketika menyampaikan pesan/penyuluhan tidak menyulitkan audiens untuk menrima pesan.
    5. Tidak terbiasa mendengarkan
    harus pintar mencari cara supaya audiens tertarik mau mendengarkan komunikator dan audiens tidak bosan
    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan
    komunikator harus bisa membuat audiens membuka dirinya untuk memulai percakapan, dan komunikator juga harus bisa membuat audiens merasa nyaman.
    7. Tidak tahu strategi menggunakan media
    sebelum melakukan penyampaian pesan, terlebih dahulu sebaiknya komunikator menyiapkan media apa saja yang akan digunakan dan dipelajari. agar ketika menyampaikan pesan komunikator tidak kesulitan.
    8. Tidak bisa berkomunikasi secara tertulis
    jika komunikator merasa kesulitan berkomunikasi secara tertulis, maka sebelumnya harus berlatih. agar ketika berkomunikasi dapat berjalan dengan lancar, atau dengan alternatif lain yaitu berkomunikasi dengan cara lain. misalnya, berkomunikasi secara langsung.

    BalasHapus
  14. Cara mengatasi faktor-faktor penghambat komunikasi :

    1. Tidak mengenal audiens
    Cara untuk mengatasi hambatan ini yaitu dengan kita melakukan penjajakan terlebih dahulu, karena dengan kita sudah saling mengenal biasanya komunikasi akan berjalan lebih efektif.

    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi
    Cara yang bisa kita lakukan misalnya dengan mempelajari latar belakang pendidikan audiens, karena biasanya tingkat pendidikan dapat mempengaruhi pola fikir seseorang dan daya serap mereka terhadap pesan yang mereka terima.

    3.Tidak tahu pola komunikasi budaya
    Cara yang bisa kita lakukan misalnya dengan berusaha mencari informasi mengenai latar belakang budaya audiens yang kita hadapi, baik melalui media maupun dengan langsung bertanya kepada tokoh masyarakat / tokoh adat setempat.

    4.Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
    Cara yang dapat kita lakukan misalnya dengan rajin berlatih bagaimana harus berbicara di depan umum yang baik.

    5. Tidak terbiasa mendengar
    Cara yang bisa kita lakukan yitu kita harus berlatih bagaimana menjadi pendengar yang baik, bersikap empati terhadap orang lain/ audiens. Jagan menunjukkan kita lebih pintar dari mereka.

    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan
    Kita harus mulai bisa sedikit mengurangi sifat tertutup yang kita miliki. Selama itu sifatnya positif dan tidak berlebihan.Mulailah belajar untuk bisa membuka diri / sharing kepada orang lain.Karena bagaimana orang lain akan tahu kita, jika kita tidak membuka diri kita.

    7.Tidak tahu strategi menggunakan media
    Untuk mengatasi hambatan ini, kita bisa belajar tentang kemajuan teknologi yang saat ini sudah sangat pesat kemajuannya.

    8. Tidak bisa berkomunikasi tertulis
    Kita bisa mengatasi hambatan ini tentunya dengan rajin berlatih, karena dengan rajin berlatih pada akhirnya kita akan terbiasa dan bisa berkomunikasi secara tertulis.Karena segala sesuatu sifatnya tidak instan, tapi harus rajin belajar dan berusaha.

    BalasHapus
  15. Cara mengatasi faktor-faktor penghambat komunikasi :

    1. Tidak mengenal audiens
    Cara untuk mengatasi hambatan ini yaitu dengan kita melakukan penjajakan terlebih dahulu, karena dengan kita sudah saling mengenal biasanya komunikasi akan berjalan lebih efektif.

    2. Tidak tahu bagaimana audiens menyerap komunikasi
    Cara yang bisa kita lakukan misalnya dengan mempelajari latar belakang pendidikan audiens, karena biasanya tingkat pendidikan dapat mempengaruhi pola fikir seseorang dan daya serap mereka terhadap pesan yang mereka terima.

    3.Tidak tahu pola komunikasi budaya
    Cara yang bisa kita lakukan misalnya dengan berusaha mencari informasi mengenai latar belakang budaya audiens yang kita hadapi, baik melalui media maupun dengan langsung bertanya kepada tokoh masyarakat / tokoh adat setempat.

    4.Tidak tahu kebiasaan berkomunikasi lisan
    Cara yang dapat kita lakukan misalnya dengan rajin berlatih bagaimana harus berbicara di depan umum yang baik.

    5. Tidak terbiasa mendengar
    Cara yang bisa kita lakukan yitu kita harus berlatih bagaimana menjadi pendengar yang baik, bersikap empati terhadap orang lain/ audiens. Jagan menunjukkan kita lebih pintar dari mereka.

    6. Tidak bisa membuka diri dalam percakapan
    Kita harus mulai bisa sedikit mengurangi sifat tertutup yang kita miliki. Selama itu sifatnya positif dan tidak berlebihan.Mulailah belajar untuk bisa membuka diri / sharing kepada orang lain.Karena bagaimana orang lain akan tahu kita, jika kita tidak membuka diri kita.

    7.Tidak tahu strategi menggunakan media
    Untuk mengatasi hambatan ini, kita bisa belajar tentang kemajuan teknologi yang saat ini sudah sangat pesat kemajuannya.

    8. Tidak bisa berkomunikasi tertulis
    Kita bisa mengatasi hambatan ini tentunya dengan rajin berlatih, karena dengan rajin berlatih pada akhirnya kita akan terbiasa dan bisa berkomunikasi secara tertulis.Karena segala sesuatu sifatnya tidak instan, tapi harus rajin belajar dan berusaha.

    BalasHapus

Google+ Followers