Faculty of Public Health

Faculty of Public Health - Malahayati University
Your Public Health Change Agent
Akreditasi "B"

Selasa, 06 Oktober 2015

5. UPAYA PROMOSI KESEHATAN - OTTAWA CHARTER

Di dalam Konferensi Internasional Promosi Kesehatan di Ottawa, Canada (1986) menghasilkan Piagam Ottawa (Ottawa Charter). Piagam tersebut merumuskan upaya promosi kesehatan mencakup 5 butir.

Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Ditujukan kepada policy maker agar mengeluarkan kebijakan-kebijakan public yang mendukung kesehatan. 

Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Ditujukan kepada para pengelola tempat umum termasuk pemerintah kota, agar menyediakan prasarana saranayang emndukung terciptanya perilaku sehat bagi masyarakat.

Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service). Selama ini yang menjadi penyedia (provider) pelayanan kesehatan adalah pemerintah dan swasta sedangkan masyarakat adalah sebagai pengguna (customers) pelayanan kesehatan. Pemahaman ini harus diubah, bahwasannya masyarakat tidak sekedar pengguna tetapi  bisa sebagai provider dalam batas-batas tertentu melalui upaya pemberdayaan.

Keterampilan Individu (Personnel Skill). Kesehatan masyarakat akan terwujud apabila kesehatan individu, keluarga dan kelompok tersebut terwujud.

Gerakan Masyarakat (Community Action).  Adanya gerakan-gerakan atau kegiatan-kegiatan di masyarakat yang mendukung kesehatan agar terwujud perilaku yang kondusif dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka.

Nah, dari pemahaman upaya promosi kesehatan di atas, silahkan saudara berikan contoh dari masing-masing butir Piagam Ottawa di dalam KOLOM KOMENTAR.

Untuk memehami materi selanjutnya silahkan KLIK POSTING LAMA pada kanan bawah wall blog Saudara.

55 komentar:

  1. Nama : Jeldiana Ilham Septaria
    NPM : 15410039P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: kebijakan tentang kawasan dilarang merokok

    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik,tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: kader-kader kesehatan, posyandu

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  2. Mutia santika putri
    15410054P

    butir piagam ottawa:
    1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    contoh : dalam perencanaan pembangunan menara listrik tegangan tinggi di wilayahnya, para pengambil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan penempatan lokasinya, keuntungan dan kerugiannya bagi masyarakatnya. Juga dari segi kesehatan harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan bagi masyarakat disekitar lokasi penempatan menara listrik tegangan tinggi tersebut.
    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    contoh : dalam menciptakan lingkungan yang mendukung adalah perencanaan jalur hijau didaerah perkotaan, agar menjadi filter dampak polusi yang terjadi. Menggiatkan perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara, seperti penggunaan masker pada penjaga loket jalan tol, petugas polantas, dan sebagainya.
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    contoh :
    yang bisa dilihat dilapangan adalah semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat, seperti posyandu,
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    contoh :
    Strategi ini dapat diterapkan dengan baik dilingkungan sekolah, rumah-rumah, lokasi kerja dan kelompok masyarakat tertentu. Kegiatan yang bisa dilaksanakan adalah seperti penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS dan lain-lain.
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action)
    contoh :
    Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memperkuat gerakan masyarakat adalah dengan adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus
  3. Trika isnantyas
    15410073P

    1. Health public policy : larangan dan sangsi merokok ditempat umum

    2. Supportive environment : dinas pengelolaan pasar mewajibkan semua pedagang mempunyai tempat pembuangan sampah

    3. Reorient health service : posyandu, sosialisasi utk menjadi anggota PMR bagi remaja

    4.Personnel skill : pelatihan kader kesehatan, pelatihan cara menyikat gigi dan mecuci tangan yg benar pd anak sekolah

    5. Community action : gerakan 3M dlm pemberantasan DBD, gerakan jumat besih

    BalasHapus
  4. Nama : Dinda Putri Pramezuri
    NPM : 15410030P

    1. Healthy public policy (Kebijakan berwawasan kesehatan)
    contoh :kebijakan tentang kawasan dilarang merokok dan sanksi merokok ditempat umum

    2. Supportive environment (Lingkungan yang mendukung)
    contoh : adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik, rumah sakit dll, tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorient health service (Reorientasi pelayanan kesehatan )
    contoh: kader-kader kesehatan, upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat seperti posyandu

    4. Personal Skill (Ketrampilan individu)
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan dokter kecil,pelatihan cara phbs yang baik dan benar, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5. Community action (Gerakan masyarakat).
    Contoh : adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus
  5. Amalia Amraini
    15410020P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan
    Contoh dibuatnya Perda atau Perwali tentang kawasan tanpa rokok.

    2. Lingkungan yang mendukung
    Contohnya dibuatnya tempat pembuangan sampah, baik organik maupun anorganik ditempat-tempat umum.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan
    Contohnya adanya puskesmas PKPR (pusat kesehatan pelayanan remaja) ataupun puskesmas santun usila

    4. Keterampilan individu
    Contoh adanya pelatihan kader di masyarakat.

    5. Gerakan masyarakat
    Contohnya masyarakat yang sadar akan PHBS, salah satu contohnya yaitu dengan membuat jamban dirumah masing-masing. Masyarakat yang menanam toga dirumah masing-masing, melakukan jumat bersih dan gerakan 3M+

    BalasHapus
  6. Zakiah Putri Lestari
    NPM 15410077P

    1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    Adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok yg bertujuan utk mengurangi dampak asap rokok di masyarakat.
    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    Mematuhi adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok
    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient health service)
    Bagi pihak pemberi pelayanan diharapkan tidak hanya sekedar memberikan pelayanan kesehatan saja, tetapi juga bisa membangkitkan peran serta aktif masyarakat untuk berperan dalam kebijakan ttg kawasan bebas rokok.
    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, poskesdes dll.
    5. Gerakan Masyarakat (Community action)
    Adanya gerakan misalnya indonesia bebas rokok, hari tanpa tembakau sedunia, rumah bebas asap rokok dll.

    BalasHapus
  7. Nama : Prayoga Yushananta
    NPM : 15410056P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan misal :
    - Adanya kawasan dilarang merokok ditempat umum.
    - Kewajiban menerapkan K3 di masyarakat.
    2. Lingkungan yang mendukung misalnya :
    - Tersedianya pojok / ruangan untuk memberi ASI bagi busui.
    - Tersedianya tong sampah ditempat-tempat tertentu.
    - Tersedianya toilet ditempat tempat umum.
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan misalnya :
    - Masyarakat membentu kelompok Dana Sehat.
    - Masyarakat melakukan arisan jamban sehat.
    4. Keterampilan Individu misalnya :
    - Adanya keterampilan untu Suami SIAGA (siap antar jaga )
    - Adanya pelatihan kader-kader kesehatan.
    - Adanya pembentukan Saka Bakti Husada.
    5. Gerakan Masyarakat.misalnya :
    - Gerakan bebas asap rokok / Hari bebas tembakau.
    - Gerakan Pemberantasan sarang nyamuk.

    BalasHapus
  8. Nama : Wawan Setiawan
    NPM : 15410074P

    1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy).
    Contohnya : Penetapan Peraturan Daerah tentang kawasan bebas asap rokok.

    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment).
    Contohnya : Pengadaan sarana umum (KM/WC)yang memenuhi syarat kesehatan, penyediaan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service).
    Contohnya terbentuknya kader kesehatan.

    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill).
    Contohnya : Keluarga sadar gizi, PHBS.

    5. Gerakan Masyarakat (Community Action).
    Contohnya : Terbentuknya Posyandu, Poskeskel, Poskesdes dll

    BalasHapus
  9. Anita Febrina

    1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya, disahkannya PP No.109/2012 tentang kawasan tanpa rokok, yang diikuti dengan Pembuatan Perda di masing2 kabupaten/kota.

    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contoh : Adanya Smoking Area di tempat-tempat umum, sehingga para perokok tidak merokok di sembarang tempat.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service). Contohnya, pembentukan kelompok masyarakat yang tanggap tentang masalah kesehatan, seperti pembentukan kader gizi di posyandu atau posbindu. Sehingga masyarakat dapat menyelesaikan masalah gizi terutama yang sederhana di lingkungannya.

    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill). Contohnya, penerapan ilmu atau pengetahuan yang didapat kader gizi saat pelatihan dalam mengatur menu di rumah.

    5. Gerakan Masyarakat (Community Action). Contohnya, Jumat Bersih/Gotong royong membersihkan lingkungan sekitar rumah.

    BalasHapus
  10. Dwi Restalia (15410031P)

    Butir Piagam Ottawa:

    a. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy : Adanya kebijakan tentang kawasan bebas rokok yg bertujuan utk mengurangi dampak asap rokok di masyarakat.
    b. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment) : Tersedianya ruang menyusui di tempat umum bagi busui, dibuatnya tempat pembuangan sampah, baik organik maupun anorganik ditempat-tempat umum, tersedianya toilet di tempat-tempat umum, Mematuhi adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok, adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik, rumah sakit dll, tempat-tempat sampah yg memadai, adanya tempat pembuangan khusus limbah bagi Rumah Sakit - Rumah Sakit ataupun pabrik-pabrik tertentu, dll
    c. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service) : yang bisa dilihat dilapangan adalah semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat, seperti posyandu,
    d.Keterampilan Individu (Personnel Skill) : Strategi ini dapat diterapkan dengan baik di lingkungan sekolah, rumah-rumah, lokasi kerja dan kelompok masyarakat tertentu. Kegiatan yang bisa dilaksanakan adalah seperti penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS dan lain-lain.
    e.Gerakan Masyarakat (Community Action) : Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memperkuat gerakan masyarakat adalah dengan adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus
  11. Nama : Eniwati
    Npm : 15410033P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan
    - Adanya kebijakan Kawasan Tanpa Rokok

    2. Lingkungan yang mendukung
    - Tersedianya tempat - tempat sampah
    - Tersedianya toilet dan tempat cuci tangan
    - Adanya kawasan hijau untuk rekreasi dan olah raga
    - Tersedianya fasilitas ruang ASI

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan
    - Masyarakat mengadakan dana sehat
    - Upaya kesehatan bersumber daya masyarakat seperti posyandu,poskestren

    4. Ketrampilan individu
    - Pelatihan kader kesehatan
    - Pelatihan guru UKS
    - Pelatihan Palang Merah Remaja (PMR)
    - Pelatihan Saka Bhakti Husada

    5. Gerakan Masyarakat
    - Gerakan Suami SIAGA (siap antar jaga)
    - Gerakan gotong royong
    - Gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  12. Wellza Kerinova
    15410075P

    1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : penetapan perda tentang kawasan bebas asap rokok
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : menyediakan jalur hijau di daerah perkotaan, menyediakan tempat sampah di tempat umum.
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat seperti posyandu
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya : penyuluhan secara individu dan kelompok seperti adanya pelatihan kader kesehatan.
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya : adanya gerakan 3M dalam program pemberantasan DBD dan gerakan jum'at bersih

    BalasHapus
  13. Sela Eka Putro
    15410062P

    a. Kebijakan Berwawasan Kebijakan (Health Public Policy)
    Misalnya, orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat. Sebagai contoh ; adanya perencanaan pembangunan PLTN di daerah jepara, para penagmbil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan untung ruginya. harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan, serta kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa berdampak pada kesehatan.

    b. Lingkungan yang mendukung (Supportive Environment)
    Lingkungan yang mendukung kesehatan bagi tempat-tempat umum antara lain: tersedianya tempat sampah, tersedianya tempat buang air besar/kecil, tersedianya air bersih, tersedianya ruangan bagi para perokok dan non-perokok dan sebagainya.
    Contoh : perlunya jalur hijau didaerah perkotaan, yang akhir-akhir ini sering diabaikan pemanfaatannya oleh oknum-oknum tertentu. perlunya perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara , seperti penggunaan masker pada penjaga loket jalan tol, petugas polantas, dsb.

    c. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    Bentuk pemberdayaan masyarakat yaitu LSM yang peduli terhadap kesehatan baik dalam bentuk pelayanan maupun bantuan teknis (pelatihan-pelatihan) sampai upaya swadaya masyarakat sendiri. Contoh : semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.

    d. Keterampilan Individu (Personnal Skill)
    Hal ini harus difasilitasi dalam sekolah, rumah, tempat kerja, dan semua lingkungan komunitas. Keterampilan Individu adalah kemapuan petugas dalam menyampaikan informasi kesehatan dan kemampuan dalam mencontohkan (mendemostrrasikan). Contoh : melalui penyuluhan secra indicidu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK. Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    e. Gerakan masyarakat (Community Action)
    Contoh adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih, perlu diketahuai di negeri tetangga malaysia ada gerakan jalan seribu langkah (hal ini bisa kita contoh), bahkan untuk mengukurnya disana sudah dijual alat semacam speedometer.



    BalasHapus
  14. 1. Kebijakan yang mendukung kesehatan : dalam membuat kebijakan pembangunan industri sebelumnya dilakukan analisis mengenai dampak lingkungan.
    2. Lingkungan yang mendukung : diwajibkan untuk para pekerja menggunakan alat pelindung diri yang telah disediakan, demi tercapai kesehatan dan keselamatan kerja.
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan : posyandu
    4. Gerakan masyarakat : gerakan 3M dalam pemberantasan DBD
    5. Ketrampilan individu : pelatihan kader untuk membangun ketrampilan individu

    BalasHapus
  15. Nama : Eka Indriyani
    Npm : 15410032P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( health public policy)
    Contoh: adanya kebijakan kawasan tanpa rokok

    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment).
    Contoh : Pengadaan sarana umum (KM/WC)yang memenuhi syarat kesehatan, penyediaan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan
    Contoh:
    - Masyarakat mengadakan dana sehat
    - Upaya kesehatan bersumber daya masyarakat seperti posyandu,poskestren

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  16. Humairoh
    15410050P


    Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    contohnya : dilarang merokok di kawasan tertentu

    Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    contohnya: tersedianya tempat pembuangan sampah

    Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    contohnya : posyandu

    Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    contohnya: pelatihan kader

    Gerakan Masyarakat (Community Action)
    contohnya : kegiatan bersih lingkungan

    BalasHapus
  17. Ahmad Malikus Soleh
    NPM 15410019P

    1. Health Public Policy
    Adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok yg bertujuan utk mengurangi dampak asap rokok di masyarakat.
    2. Supportive Environment
    Mematuhi adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok
    3. Reorient health service
    Bagi pihak pemberi pelayanan diharapkan tidak hanya sekedar memberikan pelayanan kesehatan saja, tetapi juga bisa membangkitkan peran serta aktif masyarakat untuk berperan dalam kebijakan ttg kawasan bebas rokok.
    4. Personnel Skill
    penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, poskesdes dll.
    5. Community action
    Adanya gerakan misalnya indonesia bebas rokok, hari tanpa tembakau sedunia, rumah bebas asap rokok dll.

    BalasHapus
  18. 1. Kebijakan berwawasan kesehatan
    Contoh : Dibuat Perda tentang kawasan / Area bebas rokok.

    2. Lingkungan yang mendukung
    Contoh : Menyediakan Tempat sampah, baik organik maupun anorganik ditempat-tempat umum,WC
    Umum yang bersih, tempat2 sampah di lingkungan pedagang sayur dipasar.maupun di
    ditempat fasilitas kesehatan.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan
    Contoh : Puskesmas PKPR (pusat kesehatan pelayanan remaja), Posyandu, Poskesdes,dll

    4. Keterampilan individu
    Contoh adanya pelatihan kader bagi masyarakat,

    5. Gerakan masyarakat
    Contoh : masyarakat yang sadar akan PHBS, salah satu contohnya yaitu dengan membuat jamban dirumah masing-masing. Masyarakat yang menanam toga dirumah masing-masing, melakukan gerakan 3M.

    BalasHapus
  19. Nama : MARCILIA OKTARINI
    NPM : 15410045P

    1. Healthy public policy (Kebijakan berwawasan kesehatan)
    contoh :kebijakan tentang kawasan dilarang merokok dan sanksi merokok ditempat umum

    2. Supportive environment (Lingkungan yang mendukung)
    contoh : adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik,pengadaan sarana umum (KM/WC)yang memenuhi syarat kesehatan, penyediaan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan.

    3. Reorientasi Health Service (reoriantasi pelayanan kesehatan). Contohnya, pembentukan kelompok masyarakat yang tanggap tentang masalah kesehatan, seperti pembentukan kader gizi di posyandu atau posbindu. Sehingga masyarakat dapat menyelesaikan masalah gizi terutama yang sederhana di lingkungannya.

    4. Personal Skill (Ketrampilan individu)
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan dokter kecil,pelatihan cara phbs yang baik dan benar, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5. Community action (Gerakan masyarakat).
    Contoh : adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD



    BalasHapus
  20. Nama : Kiki Karlina
    NPM : 15410041P

    a) Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)

    Adalah ͢kegiatan yang ditujukan kepada para pembuat keputusan/ penentu kebijakan yang berwawasan kesehatan. Setiap kebijakan pembangunan di bidang apa saja harus mempertimbngkan dampak kesehatannya bagi masyarakat. Misalnya, orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat.

    b) Lingkungan Yang Mendukung (Supportive environtment)

    Adalah kegiatan untuk mengembangkan jaringan kemitraan dan suasana yang mendukung yang ditujukan pada:
    -pemimpin organisasi masyarakat
    -pengelola tempat –tempat umum
    Diharapkan memperhatikan dampak terhadap lingkungan, baik lingkungan fisik maupun lingkungan non fisik mendukung atau kondusif terhadap kesehatan masyarakat.

    c) Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Services)

    Melibatkan masyarakat dalam pelayanan kesehatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya sendiri. Bentuk pemberdayaan masyarakat yaitu LSM yang peduli terhadap kesehatan baik dalam bentuk pelayanan maupun bantuan teknis (pelatihan-pelatihan) sampai upaya swadaya masyarakat sendiri.

    d) Keterampilan Individu (Personal Skill)

    Kesehatan masyarakat adalah kesehatan agregat yang terdiri dari kelompok, keluarga dan individu- individu. Meningkatnya keterampilan setiap anggota masyarakat agar mampu memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri ( personal skill) sangat penting.
    Masing-masing individu seyogyanya mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang baik terhadap :
    -cara – cara memelihara kesehatannya
    -mengenal penyakit2 dan penyebabnya
    -mampu mencegah penyakit
    -mampu meningkatkan kesehatannya
    -mampu mencari pengobatan yang layak bilamana sakit

    e) Gerakan Masyarakat(Community Action)

    Derajat kesehatan masyarakat akan efektif apabila unsur-unsur yang ada di masyarakat tersebut bergerak bersama-sama. Dari kutipan piagam Ottawa, dinyatakan bahwa: Promosi Kesehatan adalah upaya yang dilakukan terhadap masyarakat sehingga mereka mau dan mampu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan sendiri.

    BalasHapus
  21. Nama : Lilik Subowo
    NPM : 15410043P

    1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    contohnya : Larangan Merokok di tempat umum (Larangan merokok di Rumah Sakit)

    2. Lingkungan Yang Mendukung (Supportive environtment)
    contohnya : Penetapan jalur hijau di daerah perkotaan

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Services)
    contoh : LSM yang perduli kepada kesehatan, Upaya kesehatan bersumber daya masyarakat seperti: Posyandu, saka bhakti husada

    4. Keterampilan Individu (Personal Skill)
    contoh : Penyuluhan baik secara individu maupun kelompok seperti di Posyandu, PKK

    5. Gerakan Masyarakat(Community Action)
    contoh : Gerakan 3 M, Jum'at bersih

    BalasHapus
  22. 1. Healthy public policy (Kebijakan berwawasan kesehatan)
    contoh :Adanya kawasan dilarang merokok dan sanksi merokok ditempat umum

    2. Supportive environment (Lingkungan yang mendukung)
    contoh : adanya fasilitas WC umum dan tempat pembuangan sampah diterminal dan pasar

    3. Reorientasi Health Service (reoriantasi pelayanan kesehatan). Contohnya, pembentukan kader gizi di posyandu atau posbindu.

    4. Personal Skill (Ketrampilan individu)
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan,pelatihan dokter kecil disekolah,dan lain-lain.

    5. Community action (Gerakan masyarakat).
    Contoh : adanya gerakan mencuci tangan menggunakan sabun

    BalasHapus
  23. Nama : Ancha Pramudia Whardana
    NPM : 15410021P

    a) Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)

    Adalah ͢kegiatan yang ditujukan kepada para pembuat keputusan/ penentu kebijakan yang berwawasan kesehatan. Setiap kebijakan pembangunan di bidang apa saja harus mempertimbngkan dampak kesehatannya bagi masyarakat. Misalnya, orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat.

    b) Lingkungan Yang Mendukung (Supportive environtment)

    Adalah kegiatan untuk mengembangkan jaringan kemitraan dan suasana yang mendukung yang ditujukan pada:
    -pemimpin organisasi masyarakat
    -pengelola tempat –tempat umum
    Diharapkan memperhatikan dampak terhadap lingkungan, baik lingkungan fisik maupun lingkungan non fisik mendukung atau kondusif terhadap kesehatan masyarakat.

    c) Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Services)

    Melibatkan masyarakat dalam pelayanan kesehatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya sendiri. Bentuk pemberdayaan masyarakat yaitu LSM yang peduli terhadap kesehatan baik dalam bentuk pelayanan maupun bantuan teknis (pelatihan-pelatihan) sampai upaya swadaya masyarakat sendiri.

    d) Keterampilan Individu (Personal Skill)

    Kesehatan masyarakat adalah kesehatan agregat yang terdiri dari kelompok, keluarga dan individu- individu. Meningkatnya keterampilan setiap anggota masyarakat agar mampu memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri ( personal skill) sangat penting.
    Masing-masing individu seyogyanya mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang baik terhadap :
    -cara – cara memelihara kesehatannya
    -mengenal penyakit2 dan penyebabnya
    -mampu mencegah penyakit
    -mampu meningkatkan kesehatannya
    -mampu mencari pengobatan yang layak bilamana sakit

    e) Gerakan Masyarakat(Community Action)

    Derajat kesehatan masyarakat akan efektif apabila unsur-unsur yang ada di masyarakat tersebut bergerak bersama-sama. Dari kutipan piagam Ottawa, dinyatakan bahwa: Promosi Kesehatan adalah upaya yang dilakukan terhadap masyarakat sehingga mereka mau dan mampu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan sendiri.

    Balas

    BalasHapus
  24. Nama : Siti nur afenda
    NPM : 15410069P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: kebijakan tentang kawasan dilarang merokok

    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik,tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: kader-kader kesehatan, posyandu

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  25. rita ayu sari setiawan
    Kebijakan yang mendukung kesehatan : dalam membuat kebijakan pembangunan instansi kesehatan sebelumnya dilakukan analisis mengenai dampak lingkungan.
    2. Lingkungan yang mendukung : diwajibkan untuk para pekerja menggunakan alat pelindung diri yang telah disediakan, demi tercapai kesehatan dan keselamatan kerja.
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan : pembentukan kader-kader
    4. Gerakan masyarakat : gerakan stop BAB sembarangan dalam membrantas diare
    5. Ketrampilan individu : penyuluhan dalam meningkatkan ketrampilan masyarakat

    BalasHapus
  26. Nama : Muhammad Escha Adesha
    NPM : 15410051P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( health public policy)
    Contoh: adanya kebijakan kawasan tanpa rokok

    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment).
    Contoh : Pengadaan sarana umum (KM/WC)yang memenuhi syarat kesehatan, penyediaan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan
    Contoh:
    - Masyarakat mengadakan dana sehat
    - Upaya kesehatan bersumber daya masyarakat seperti posyandu,poskestren

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  27. Siska Aulia Sari (15410068P)
    1. Kebijakan berwawasan kesehatan contohnya dukungan pemerintah terhadap pemberian Asi Eksklusif dengan mengeluarkan perda asi eksklusif, kebijakan untuk anak gizi buruk dengan mengharuskan semua anak gizi buruk mendapat perawatan.
    2. Lingkungan yang mendukung contohnya pengadaan tempat sampah organik dan an-organik sehingga mempermudah pengolahan sampah, menyediakan ruang laktasi di tempat-tempat umum, mengharuskan menggunakan masker bagi pekerja pabrik.
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan contohnya mengadakan posyandu tiap bulan, nagari/desa siaga
    4. Keterampilan individu contohnya konselor Asi mampu memberikan konseling menyusui, pelatihan dokter kexil sehingga anak-anak sekolah dasar mampu memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan kecil seperti luka.
    5. Gerakan masyarakat contohnya penimbangan massal untuk menjaring balita gizi buruk, gerakan 3M untuk mencwgah demam berdarah, gerakan seribu kondom untuk mengurangi resiko tertular PSM

    BalasHapus
  28. Nama : Fitri Anggraini
    NPM : 15410035P

    1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : penetapan perda tentang kawasan bebas asap rokok, PHBS

    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : membuat WC umum yang memenuhi syarat kesehatan, menyediakan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan

    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya terbentuknya kader kesehatan

    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya : kadarzi, PHBS dll

    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya : terbentuknya posyandu, POSKESKEL,
    POSKESDES dll

    BalasHapus
  29. 1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat
    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:perlunya perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara , seperti penggunaan masker pada petugas polantas
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.
    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : melalui penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK. Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.
    5. Gerakan Masyarakat ( Community action )
    adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  30. Nama : Arvi Armando
    NPM : 15410025P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan. Contohnya adanya kebijakan Kawasan Tanpa Rokok dan sanksi terkait hal tersebut.

    2. Lingkungan yang mendukung. Contohnya adanya kawasan hijau di kawasan perkotaan.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan adanya masyarakat yang mengadakan kumpulan dana sehat dan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat seperti posyandu,poskestren

    4. Ketrampilan individu
    - Pelatihan kader kesehatan
    - Pelatihan guru UKS
    - Pelatihan Palang Merah Remaja (PMR)


    5. Gerakan Masyarakat contohnya adanya gerakan gotong royong Gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  31. 1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy : Adanya kebijakan tentang kawasan bebas rokok yg bertujuan utk mengurangi dampak asap rokok di masyarakat.

    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment) : Tersedianya ruang menyusui di tempat umum bagi busui, dibuatnya tempat pembuangan sampah, baik organik maupun anorganik ditempat-tempat umum, tersedianya toilet di tempat-tempat umum, Mematuhi adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok, adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik, rumah sakit dll, tempat-tempat sampah yg memadai, adanya tempat pembuangan khusus limbah bagi Rumah Sakit - Rumah Sakit ataupun pabrik-pabrik tertentu, dll

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service) : yang bisa dilihat dilapangan adalah semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat, seperti posyandu.

    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill) : Strategi ini dapat diterapkan dengan baik di lingkungan sekolah, rumah-rumah, lokasi kerja dan kelompok masyarakat tertentu. Kegiatan yang bisa dilaksanakan adalah seperti penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) : Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memperkuat gerakan masyarakat adalah dengan adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus
  32. Nama : Dwi Astuti
    Npm : belum ada

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( health public policy)
    Contoh: adanya kebijakan kawasan tanpa rokok

    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment).
    Contoh : Pengadaan sarana umum (KM/WC)yang memenuhi syarat kesehatan, penyediaan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan
    Contoh:
    - Masyarakat mengadakan dana sehat
    - Upaya kesehatan bersumber daya masyarakat seperti posyandu,poskestren

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  33. Nama : Siti Halimah
    Npm : Belum ada


    1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy). Contohnya : penetapan perda tentang kawasan bebas asap rokok
    2.Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment). Contohnya : menyediakan jalur hijau di daerah perkotaan, menyediakan tempat sampah di tempat umum.
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)., contohnya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat seperti posyandu
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill). contohnya : penyuluhan secara individu dan kelompok seperti adanya pelatihan kader kesehatan.
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action) contohnya : adanya gerakan 3M dalam program pemberantasan DBD dan gerakan jum'at bersih

    BalasHapus
  34. Nama : Siti walidatu soleha
    Npm : belum ada

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat
    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:perlunya perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara , seperti penggunaan masker pada petugas polantas
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.
    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : melalui penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK. Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.
    5. Gerakan Masyarakat ( Community action )
    adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  35. butir piagam ottawa:
    1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    contoh : dalam perencanaan pembangunan menara listrik tegangan tinggi di wilayahnya, para pengambil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan penempatan lokasinya, keuntungan dan kerugiannya bagi masyarakatnya. Juga dari segi kesehatan harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan bagi masyarakat disekitar lokasi penempatan menara listrik tegangan tinggi tersebut.
    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    contoh : dalam menciptakan lingkungan yang mendukung adalah perencanaan jalur hijau didaerah perkotaan, agar menjadi filter dampak polusi yang terjadi. Menggiatkan perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara, seperti penggunaan masker pada penjaga loket jalan tol, petugas polantas, dan sebagainya.
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    contoh :
    yang bisa dilihat dilapangan adalah semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat, seperti posyandu,
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    contoh :
    Strategi ini dapat diterapkan dengan baik dilingkungan sekolah, rumah-rumah, lokasi kerja dan kelompok masyarakat tertentu. Kegiatan yang bisa dilaksanakan adalah seperti penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS dan lain-lain.
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action)
    contoh :
    Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memperkuat gerakan masyarakat adalah dengan adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus
  36. Contoh penerapan lima butir piagam ottawa dalam PHBS yaitu cuci tangan di RS.

    1. Health Public Policy
    Kebijakan yang dibuat oleh direktur RS atau jajarannya mengenai pentingnya penerapan PHBS (cuci tangan) di dalam setiap berkegiatan (makan, setelah bak bab, setelah memeriksa pasien)

    2.Supportive Environment
    Tersedianya sarana air bersih yaitu washtafel disertai dengan handwash di setiap ruang, wilayah kerja, atau di tempat2 tertentu yg biasa digunakan orang untuk mencuci tangan.

    3. Reorient Health Service
    Bukan hanya dokter atau perawat atau pekerja RS yg menggunakan fasilitasnya namun pasien, keluarga pasien juga ikut serta memberdayakannya.

    4.Keterampilan individu
    Bisa dilakukan dengan membuat lagu ringan mengenai langkah dan tata cara mencuci tangan yg benar. Berupa poster2 juga bisa di tempel di tempat2 umum

    5. Gerakan Masyarakat
    Setiap pagi atau jam menjelang makan siang diputarkan lagu ayo cuci tangan agar masyarakat tergerak untuk tersadar melalui perilaku PHBS karena dgn terbiasa mencuci tangan kita dapat mencegah terjadinya penyakit.

    BalasHapus
  37. retno rahayu
    1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    Adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok yg bertujuan utk mengurangi dampak asap rokok di masyarakat.
    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    Mematuhi adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok
    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient health service)
    Bagi pihak pemberi pelayanan diharapkan tidak hanya sekedar memberikan pelayanan kesehatan saja, tetapi juga bisa membangkitkan peran serta aktif masyarakat untuk berperan dalam kebijakan ttg kawasan bebas rokok.
    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, poskesdes dll.
    5. Gerakan Masyarakat (Community action)
    Adanya gerakan misalnya indonesia bebas rokok, hari tanpa tembakau sedunia, rumah bebas asap rokok dll.

    BalasHapus
  38. butir piagam ottawa:
    1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    contoh : dikeluarkannya peraturan dilarang buang sampah sembarangan, siapa yang melanggar dikenakan denda.
    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    contoh : disediakan tong-tong sampah dipinggir jalan.
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    contoh : memberdayakan masyarakat menjadi petugas kebersihan misalnya masyarakat yg kurang mampu/miskin sehingga mempunyai penghasilan tambahan.
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    contoh : dimulai dari rumah kita sendiri yaitu membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya sehingga anak2 kita dapat meniru prilaku kita terutama untuk kesehatan
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action)
    contoh : dikota bandar lampung setiap hari jumat slalu diadakan kegiatan bersih-bersih.

    BalasHapus
  39. Nama : nawang shandy
    npm. : 15410055P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan
    Contohnya: dilarang melakukan sex bebas, dan penggunaan narkoba kebijakan ini selain berhubungan dengan agama juga mendukung kesehatan untuk mengendalikan virus hiv dan aids

    2. Menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan
    Contohnya : diadakannya senam sehat setiap hari jumat di setiap RT, menyedikan pojok ASI ditempat umum

    3.reorientasi pelayanan kesehatan
    Contohnya:adanya ruang konseling terpadu dipuskesmas yg berfungsi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin berkonsultasi kepada petugas kesehatan, Posyandu,Poskesdes.

    4. Ketrampilan individu
    Contohnya: pelatihan kader-kader kesehatan yang ada di wilayah puskesmas.

    5. Gerakan masyarakat
    Contohnya: jumat bersih, gerakan 3M dalam meberantas DBD

    BalasHapus
  40. Sigit Wahyono

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( health public policy)
    Contoh: adanya kebijakan kawasan tanpa rokok

    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment).
    Contoh : Pengadaan sarana umum (KM/WC)yang memenuhi syarat kesehatan, penyediaan tempat sampah yang memenuhi syarat kesehatan.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan
    Contoh:
    - Masyarakat mengadakan dana sehat
    - Upaya kesehatan bersumber daya masyarakat seperti posyandu,poskestren

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  41. Melintamara rika

    Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: kebijakan tentang kawasan dilarang merokok

    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik,tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: kader-kader kesehatan, posyandu

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pEmberantasan DBD dan gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  42. 1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy ), contoh kebijakan tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR)
    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ), contoh tersedianya pojok asi, tersedianya pojok rokok, ada nya tempat sampah yang sudah terpisah antara sampah organik dan sampah non organik
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ), contoh adanya kader-kader kesehatan dipuskesmas yang membantu jalannya kegiatan-kegiatan di puskesmas, adanya posyandu, adanya posbindu PTM
    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill ), contoh adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, pelatihan PMR
    5. Gerakan masyarakat ( Community action ), Contoh adanya kegiatan gotong royong desa, adanya PNPM

    BalasHapus
  43. Lailatul Hikmah

    Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: kebijakan tentang kawasan dilarang merokok

    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik,tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: kader-kader kesehatan, posyandu

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pEmberantasan DBD dan gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  44. Nama : Uyung Nurrohman
    NPM : 15410087P

    1. Kebijakan Berwawasan Kebijakan (Health Public Policy)
    Misalnya, orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat. Sebagai contoh ; adanya perencanaan pembangunan PLTN di daerah jepara, para penagmbil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan untung ruginya. harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan, serta kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa berdampak pada kesehatan.

    2. Lingkungan yang mendukung (Supportive Environment)
    Lingkungan yang mendukung kesehatan bagi tempat-tempat umum antara lain: tersedianya tempat sampah, tersedianya tempat buang air besar/kecil, tersedianya air bersih, tersedianya ruangan bagi para perokok dan non-perokok dan sebagainya.
    Contoh : perlunya jalur hijau didaerah perkotaan, yang akhir-akhir ini sering diabaikan pemanfaatannya oleh oknum-oknum tertentu. perlunya perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara , seperti penggunaan masker pada penjaga loket jalan tol, petugas polantas, dsb.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    Bentuk pemberdayaan masyarakat yaitu LSM yang peduli terhadap kesehatan baik dalam bentuk pelayanan maupun bantuan teknis (pelatihan-pelatihan) sampai upaya swadaya masyarakat sendiri. Contoh : semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.

    4. Keterampilan Individu (Personnal Skill)
    Hal ini harus difasilitasi dalam sekolah, rumah, tempat kerja, dan semua lingkungan komunitas. Keterampilan Individu adalah kemapuan petugas dalam menyampaikan informasi kesehatan dan kemampuan dalam mencontohkan (mendemostrrasikan). Contoh : melalui penyuluhan secra indicidu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK. Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dan lain sebagainya.

    5. Gerakan Masyarakat (Community Action)
    Contoh adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih, perlu diketahuai di negeri tetangga malaysia ada gerakan jalan seribu langkah (hal ini bisa kita contoh), bahkan untuk mengukurnya disana sudah dijual alat semacam speedometer.

    BalasHapus
  45. Nama : Sintya Pramita
    Npm : 15410067P
    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat
    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:perlunya perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara , seperti penggunaan masker pada petugas polantas
    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu, UKGMD, Saka bhakti Husada, poskestren, dll.
    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : melalui penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK. Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.
    5. Gerakan Masyarakat ( Community action )
    adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD

    BalasHapus
  46. Nama : Derry Saputra Emilga
    NPM : 15410028P

    1. Healthy public policy (Kebijakan berwawasan kesehatan)
    contoh :kebijakan tentang kawasan dilarang merokok dan sanksi merokok ditempat umum

    2. Supportive environment (Lingkungan yang mendukung)
    contoh : adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik, rumah sakit dll, tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorient health service (Reorientasi pelayanan kesehatan )
    contoh: kader-kader kesehatan, upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat seperti posyandu

    4. Personal Skill (Ketrampilan individu)
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan dokter kecil,pelatihan cara phbs yang baik dan benar, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5. Community action (Gerakan masyarakat).
    Contoh : adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus
  47. Muhamad Roni
    15410052P
    1. Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    Adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok yg bertujuan utk mengurangi dampak asap rokok di masyarakat.
    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    Mematuhi adanya kebijakan ttg kawasan bebas rokok
    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient health service)
    Bagi pihak pemberi pelayanan diharapkan tidak hanya sekedar memberikan pelayanan kesehatan saja, tetapi juga bisa membangkitkan peran serta aktif masyarakat untuk berperan dalam kebijakan ttg kawasan bebas rokok.
    4. Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, poskesdes dll.
    5. Gerakan Masyarakat (Community action)
    Adanya gerakan misalnya indonesia bebas rokok, hari tanpa tembakau sedunia, rumah bebas asap rokok dll.
    Balas

    BalasHapus
  48. Nama : Iweni Swari agustin
    NPM : 15410046P

    1. Healthy public policy (Kebijakan berwawasan kesehatan)
    contoh :kebijakan tentang kawasan dilarang merokok dan sanksi merokok ditempat umum

    2. Supportive environment (Lingkungan yang mendukung)
    contoh : adanya fasilitas dan wajib memakai masker pada pegawai pabrik, rumah sakit dll, dan tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorient health service (Reorientasi pelayanan kesehatan )
    contoh: kader-kader kesehatan, upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat seperti posyandu

    4. Personal Skill (Ketrampilan individu)
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan dokter kecil,pelatihan cara PHBS yang baik dan benar, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5. Community action (Gerakan masyarakat).
    Contoh : adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus
  49. mirza zainunnisa
    15410048p
    hadir

    butir piagam ottawa:
    1.Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    contoh : dalam perencanaan pembangunan menara listrik tegangan tinggi di wilayahnya, para pengambil kebijakan dan pembuat keputusan harus benar-benar bisa memperhitungkan penempatan lokasinya, keuntungan dan kerugiannya bagi masyarakatnya. Juga dari segi kesehatan harus diperhatikan kemungkinan dampak radiasi yang akan ditimbulkan bagi masyarakat disekitar lokasi penempatan menara listrik tegangan tinggi tersebut.
    2. Lingkungan yang Mendukung (Supportive Environment)
    contoh : dalam menciptakan lingkungan yang mendukung adalah perencanaan jalur hijau didaerah perkotaan, agar menjadi filter dampak polusi yang terjadi. Menggiatkan perlindungan diri pada kelompok terpapar pencemaran udara, seperti penggunaan masker pada penjaga loket jalan tol, petugas polantas, dan sebagainya.
    3.Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    contoh :
    yang bisa dilihat dilapangan adalah semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat, seperti posyandu,
    4.Keterampilan Individu (Personnel Skill)
    contoh :
    Strategi ini dapat diterapkan dengan baik dilingkungan sekolah, rumah-rumah, lokasi kerja dan kelompok masyarakat tertentu. Kegiatan yang bisa dilaksanakan adalah seperti penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS dan lain-lain.
    5.Gerakan Masyarakat (Community Action)
    contoh :
    Upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memperkuat gerakan masyarakat adalah dengan adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS.

    BalasHapus
  50. Nama : Robby Dewan Tanjung
    Npm : 15410061P
    Hadir

    a) Kebijakan Berwawasan Kesehatan (Health Public Policy)
    Adalah ͢kegiatan yang ditujukan kepada para pembuat keputusan/ penentu kebijakan yang berwawasan kesehatan. Setiap kebijakan pembangunan di bidang apa saja harus mempertimbngkan dampak kesehatannya bagi masyarakat. Misalnya, orang yang mendirikan pabrik/ industri, sebelumnya harus dilakukan analisis dampak lingkungan agar tidak tercemar dan tidak berdampak kepada masyarakat.
    b) Lingkungan Yang Mendukung (Supportive environtment)
    Adalah kegiatan untuk mengembangkan jaringan kemitraan dan suasana yang mendukung yang ditujukan pada:
    -pemimpin organisasi masyarakat
    -pengelola tempat –tempat umum
    Diharapkan memperhatikan dampak terhadap lingkungan, baik lingkungan fisik maupun lingkungan non fisik mendukung atau kondusif terhadap kesehatan masyarakat.
    c) Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Services)
    Melibatkan masyarakat dalam pelayanan kesehatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya sendiri. Bentuk pemberdayaan masyarakat yaitu LSM yang peduli terhadap kesehatan baik dalam bentuk pelayanan maupun bantuan teknis (pelatihan-pelatihan) sampai upaya swadaya masyarakat sendiri.
    d) Keterampilan Individu (Personal Skill)
    Kesehatan masyarakat adalah kesehatan agregat yang terdiri dari kelompok, keluarga dan individu- individu. Meningkatnya keterampilan setiap anggota masyarakat agar mampu memelihara dan meningkatkan kesehatan mereka sendiri ( personal skill) sangat penting.
    Masing-masing individu seyogyanya mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang baik terhadap :
    -cara – cara memelihara kesehatannya
    -mengenal penyakit2 dan penyebabnya
    -mampu mencegah penyakit
    -mampu meningkatkan kesehatannya
    -mampu mencari pengobatan yang layak bilamana sakit
    e) Gerakan Masyarakat(Community Action)
    Derajat kesehatan masyarakat akan efektif apabila unsur-unsur yang ada di masyarakat tersebut bergerak bersama-sama. Dari kutipan piagam Ottawa, dinyatakan bahwa: Promosi Kesehatan adalah upaya yang dilakukan terhadap masyarakat sehingga mereka mau dan mampu untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan sendiri.

    BalasHapus
  51. Riski Aryanti
    15410059P
    hadir

    1. Kebijakan umum yang mendukung kesehatan, contohnya dengan membuat kebijakan larangan merokok di tempat2 umum.

    2. Menciptakan lingkungan yang mendukung, contohnya dengan menyediakan akses pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

    3. Meningkatkan peran masyarakat di bidang kesehatan, contohnya dengan mengaktifkan kegiatan posyandu.

    4. Mengembangkan kemampuan perorangan untuk hidup sehat, contohnya dengan memberikan pemahamn kpd masyarakat utk berprilaku hidup sehat.

    5. Mengorientasikan kembali pelayanan kesehatan, contohnya dengan memberikan pemahaman kpd masyarakat untuk mendatangi tempat2 pel kes jika mereka membutuhkan pel kes

    BalasHapus
  52. Nama : Henny Puspa
    NPM : 15410038P

    1. Kebijakan Berwawasan Kebijakan (Health Public Policy)
    Suatu strategi promosi kesehatan yang di tujukan kepada para penentu atau pembuat kebijakan, agar mereka mengeluarkan kebijakan-kebijakan publik yang mendukung atau menguntungkan kesehatan.
    Misalnya, ada peraturan atau undang-undang yang mengatur adanya analisis dampak lingkungan untuk mendirikan pabrik, perusahaan, rumah sakit, dan sebagainya.

    2. Lingkungan yang mendukung (Supportive Environment)
    Strategi ini ditujukan kepada para pengelola tempat umum, termasuk pemerintah kota, agar mereka menyediakan sarana-prasarana atau fasilitas yang mendukung terciptanya perilaku sehat bagi masyarakat, atau sekurang-kurangnya pengunjung tempat-tempat umum tersebut. Lingkungan yang mendukung kesehatan bagi tempat-tempat umum antara lain: tersedianya tempat sampah, tersedianya tempat buang air besar/kecil, tersedianya air bersih, tersedianya ruangan bagi para perokok dan non-perokok dan sebagainya.

    3. Reorientasi Pelayanan Kesehatan (Reorient Health Service)
    Sudah menjadi pemahaman masyarakat pada umumnya bahwa dalam pelayanan kesehatan itu ada “provider” dan “consumer”. Penyelenggara (penyedia) pelayanan kesehatan adalah pemerintah dan swasta, dan masyarakat adalah sebagai pemakai atau pengguna pelayanan kesehatan.
    Contoh : semakin banyaknya upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat (UKBM), seperti posyandu

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Dalam mewujudkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan, ketrampilan individu mutlak diperlukan. Dengan harapan semakin banyak individu yang terampil akan pelihara diri dalam bidang kesehatan, maka akan memberikan cerminan bahwa dalam kelompok dan masyarakat tersebut semuanya dalam keadaan yang sehat. ketrampilan individu sangatlah diharapkan dalam mewujudkan keadaan masyarakat yang sehat. Sebagai dasar untuk terampil tentunya individu dan masyarakat perlu dibekali dengan berbagai pengetahuan mengenai kesehatan, selain itu masyarakat juga perlu dilatih mengenai cara-cara dan pola-pola hidup sehat.
    Contoh : melalui penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK. Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Adanya gerakan ini dimaksudkan untuk menunjukan bahwa kesehatan tidak hanya milik pemerintah, tetapi juga milik masyarakat. Untuk dapat menciptakan gerakan kearah hidup sehata, masyarakat perlu dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan. selain itu masyarakat perlu diberdayakan agar mampu berperilaku hidup sehat. Kewajiban dalam upaya meningkatkan kesehatan sebagai usaha untuk mewujudkan derajat setinggi-tingginya, teranyata bukanlah semata-mata menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Masyarakat justru yang berkewajiban dan berperan dalam mewujudkan derajat kesehatan yang optimal. Hal ini sesuai yang tertuang dalam Pasal 9 , UU N0. 36 tahun 2009 Tentang kesehatan, yang berbunyi :
    “Setiap orang berkewajiban ikut mewujudkan, mempertahankan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya”.
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih

    BalasHapus
  53. Nama : Siti nurafenda
    NPM : 15410069P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: kebijakan tentang kawasan dilarang merokok

    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik,tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: kader-kader kesehatan, posyandu

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  54. Nama : Siti nurafenda
    NPM : 15410069P

    1. Kebijakan berwawasan kesehatan ( Healthy public policy )
    contohnya: kebijakan tentang kawasan dilarang merokok

    2. Lingkungan yang mendukung ( Supportive environment ).
    contohnya:adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik,tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorientasi pelayanan kesehatan ( Reorient health service ).
    contohnya: kader-kader kesehatan, posyandu

    4. Ketrampilan individu ( Personal Skill )
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, pelatihan dokter kecil, pelatihan guru UKS, dll.

    5. Gerakan masyarakat ( Community action ).
    Contoh ; adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasn DBD, gerakan jumat bersih.

    BalasHapus
  55. Nama: Mitra Aprilia
    NPM; 154100049P
    Hadir

    1. Healthy public policy (Kebijakan berwawasan kesehatan)
    contoh :kebijakan tentang kawasan dilarang merokok dan sanksi merokok ditempat umum

    2. Supportive environment (Lingkungan yang mendukung)
    contoh : adanya fasilitas dan wajib pemakaian masker pada pegawai dipabrik, rumah sakit dll, tempat-tempat sampah yg memadai.

    3. Reorient health service (Reorientasi pelayanan kesehatan )
    contoh: kader-kader kesehatan, upaya-upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat seperti posyandu

    4. Personal Skill (Ketrampilan individu)
    Contoh : Adanya pelatihan kader kesehatan, penyuluhan secara individu atau kelompok seperti di Posyandu, PKK, pelatihan dokter kecil,pelatihan cara phbs yang baik dan benar, pelatihan guru UKS dan lain-lain.

    5. Community action (Gerakan masyarakat).
    Contoh : adanya gerakan 3 M dalam program pemberantasan DBD, gerakan jumat bersih, gerakan seribu kondom dalam upaya pencegahan HIV-AIDS dan lain-lain.

    BalasHapus

Google+ Followers